Menurut Budi, jika anak muda mampu membanjiri media sosial dengan program dan video serta konten anti hoax, maka penyajian informasi tentang politik terhindari dari informasi bohong.
Di tempat yang sama, Komisioner Badan Pengawas Pemilu - Bawaslu Kalimantan Barat Yosef Harry Suyadi menilai bahwa kompetisi yang diselenggarakan Hoax Crisis Center (HCC) Indonesia itu merupakan bentuk dukungan agar pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik.
“Ini spektakuler, penyelenggara Pemilu sangat terbantu. Ini menjadi stimulus bagi gen z untuk mendorong pengawasan partisipatif mereka dalam Pemilu,” terang Yosef.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombespol Raden Petit Wijaya berharap kompetisi video anti hoaks dapat menjadi sistem penyejuk atau cipta kondusifitas sehingga pemilu berjalan aman dan damai. Pasalnya, kata Petit, saat ini terdapat berbagai konten hoaks yang tersebar di media sosial.
Sementara itu, Ketua Umum HCC Indonesia, Reinardo Sinaga, mengatakan lomba ini memilih platform medsos Instagram dan TikTok oleh karena memang konten-konten hoax paling banyak disebar di platform tersebut.
“Sebenarnya paling banyak itu Facebook, tapi Facebook sudah satu perusahaan dengan Instagram, sehingga ketika lomba ini kita ramaikan di feed Instagram juga terekspos di Facebook. Kita juga ramaikan lomba ini agar FYP di TikTok,” ujar Edho yang juga Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalbar.
Menurutnya dengan cara ini, sebagai upaya HCC Indonesia untuk memerangi hoax karena konten hoax sangat mudah dibuat dan disebar bahkan hanya hitungan menit.
“Paling rawan itu menjelang Pemilu seperti saat ini, jadi kami sampaikan menjaga Pesta Demokrasi yang aman dan damai bukan hanya tugas KPU dan Bawaslu, tapi tugas kita bersama,” pesannya.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Begini Tahapan Pembentukan KPPS
Berita Terkait
-
Jelang Pemilu 2024, Begini Tahapan Pembentukan KPPS
-
KPU Kalbar Lepas 6 Peti Isi Logistik untuk Pemilu 2024
-
KPU Bengkayang Ingatkan Peserta Pemilu Wajib Laporkan Dana Kampanye
-
Seorang Tahanan Lolos Jadi Caleg DPRD Ketapang Kalbar, Pengamat: Dapat SKCK dari Mana?
-
Heboh Warga Temukan Beras Plastik di Pontianak, Jokowi Diminta Tanggung Jawab
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap