SuaraKalbar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Kalimantan Barat, mengusulkan penambahan 1.215 formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk mengatasi ketidakidealannya jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota tersebut. Penjabat Wali Kota Pontianak, Ani Sofian mengungkapkan bahwa kekurangan ASN menyebabkan pelayanan publik di Kota Pontianak belum optimal.
Menurut Ani Sofian, kekurangan ASN terutama terjadi di kantor lurah, di mana jumlah ASN di beberapa kantor lurah masih terbatas, bahkan ada yang hanya enam atau tujuh orang. Oleh karena itu, Pemkot Pontianak mengusulkan penambahan 1.215 formasi CASN pada tahun 2024, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.
“ASN kita di kantor lurah masih terbatas. Ada yang jumlahnya enam, tujuh. Karena itu pada tahun 2024 ini kita mengusulkan untuk tambahan ASN lebih kurang 1.215 formasi," ujar Penjabat Wali Kota Pontianak Ani Sofian di Pontianak, Senin.
Dari total formasi CASN yang diajukan, sebanyak 528 formasi diperuntukkan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sementara 687 formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Rincian tersebut mencakup 327 formasi CPNS untuk tenaga teknis, 140 untuk guru, dan 61 untuk tenaga kesehatan. Sedangkan untuk PPPK, Pemkot Pontianak mengusulkan 496 formasi tenaga teknis, 131 guru, dan 60 tenaga kesehatan.
Ani Sofian menegaskan bahwa penerimaan CASN, terutama tenaga kesehatan dan guru, diharapkan dapat mengatasi kebutuhan yang belum terpenuhi. Dia juga menjelaskan bahwa baik CPNS maupun PPPK dapat mendaftar dengan batas usia satu tahun sebelum memasuki usia pensiun.
“Jika PPPK guru itu usia pensiun 60 tahun, jadi di usia 59 masih boleh mendaftar. Kalau di OPD pensiunnya usia 58 tahun,” paparnya.
Pemkot Pontianak berharap usulan penambahan formasi CASN ini dapat diterima oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Ani Sofian berharap agar penambahan ASN dapat meningkatkan idealitas jumlah ASN di Kota Pontianak, sehingga pelayanan publik dapat berjalan dengan lebih maksimal.
Berita Terkait
-
AMSI Kalbar Ingatkan Pengelola Media Sosial Harus Bijak dan Beretika
-
Selebgram Pontianak Meme Daeng Tak Terima Dituduh Selingkuh, Siap Bawa Akun Gosip ke Jalur Hukum
-
Imlek Tanpa Naga Barongsai, Warga Kubu Raya Semangat Saksikan Kembang Api di Jalan Gajah Mada
-
Sudah Tertangkap, Ini Tampang Pencuri Motor Kurir Paket di Pontianak
-
CCTV Rekam Detik-detik Menegangkan Perampokan Toko Emas di Pontianak, Polisi Kejar Pelaku
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter