SuaraKalbar.id - Viral dua orang perempuan beserta supirnya diusir warga usai diduga akan melakukan penipuan dengan modus menawarkan pengobatan alternatif di Sajingan Besar, Sambas, Kalimantan Barat.
Lewat unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @sambasinformasi, kejadian tersebut diketahui terjadi pada Jum'at (01/03/2024).
Dalam unggahan yang dibagikan, kedua terduga pelaku tersebut awalnya tampak berdebat dengan para warga di salah satu halaman rumah warga.
Menurut keterangan yang diberikan, seorang korban hampir ditipu uang senilai jutaan rupiah namun untungnya hal tersebut gagal lantaran korban yang curiga dengan para pelaku.
"Korban hampir ditipu Rp 3,9 juta namun gagal lantaran korban menyadari modus pengobatan alternatif yang tidak masuk akal," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Selain itu, seorang warga tampak meminta kepada pelaku untuk menunjukan identitas diri berupa KTP namun para pelaku mengakui lupa membawanya dan hanya mempunyai surat tugas.
Namun surat tuhas yang ditunjukan oleh para pelaku bahkan terlihat hanya mencantumkan foto kosong dengan nama pemilik kartu dan perusahaan asal mereka.
Melihat para pelaku tak bisa menunjukan identitas diri, warga lantas segera mengusir para pelaku dan meminta mereka untuk tak kembali.
"Jangan datang sini lagi ya kalau gak jelas. Kalau mau datang silahkan bawa KTP-nya," ucap seorang warga tegas.
Baca Juga: Konvoi Bawa Sajam, Gerombolan Remaja Pontianak Bikin Warga Ketakutan
Melihat hal tersebut, para pelaku tampak hanya menurut dan segera pergi usai diusir oleh warga.
Unggahan tersebut lantas menarik perhatian publik, tak sedikit netizen yang turut mencurigai bahwa para pelaku memang melakukan modus penipuan.
"Ini yang dulu ke rumah tanteku. Udah firasat sih aku itu penipu," tulis netizen.
"Hati-hati ya, jangan mudah percaya dan langsung memberikan sejumlah uang untuk pengobatan," ketik netizen.
"Komplotannya ada nyebar ke arah Semparuk, kemarin ada ke rumah langsung mama tutupkan pintu," tambah yang lainnya.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
-
Konvoi Bawa Sajam, Gerombolan Remaja Pontianak Bikin Warga Ketakutan
-
Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita di Pontianak Ini Malah Berakhir Kemalingan
-
Viral Pelajar di Sambas Lempar Kaca Mobil Warga hingga Pecah, Motifnya Ingin Cari Pujian?
-
Baku Hantam di Tempat Hiburan Malam, Satu Warga Pontianak Meninggal Dunia
-
Heboh Warga Pontianak Dibacok Gerombolan Remaja, Alami Luka Robek di Sekujur Tubuh
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BRI Cetak Wirausaha Baru dari Kalangan PMI, Cirebon Jadi Fokus Program
-
Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional