SuaraKalbar.id - Sebuah rumah berkonstruksi kayu dengan ukuran 8x10 meter persegi dilanda tragedi kebakaran yang menghancurkan seluruh bangunan. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 19.55 WIB pada Jumat (8/3/24)
Kapolsek Sungai Raya, AKP Setyo Pramulyanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengungkapkan bahwa dalam hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi oleh pihak Kepolisian Sektor Sungai Raya, diduga kebakaran berasal dari lilin yang digunakan penghuni rumah saat lampu padam.
Meskipun kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah), berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
"Penghuni menyalakan api lilin saat padam lampu, kemudian ia bersama anaknya tertidur di kamar. Saat api membakar lantai kamar, penghuni rumah dan anaknya langsung keluar rumah menyelamatkan diri. Dalam peristiwa ini, kami dari pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan pasti penyebab kebakaran rumah milik Mat Tohir tersebut," ujar Aiptu Ade.
Baca Juga: Viral Video Bapak-Bapak di Kubu Raya Curi Beras 1 Karung, Buntut Harga Beras Mahal?
Rumah yang terbakar merupakan milik Mat Tohir dan ditempati oleh adik iparnya. Setelah mengetahui kejadian, Bhabinkamtibmas Desa Kapur dan Babinsa segera menghubungi pemadam kebakaran. Pukul 20.45 WIB, api berhasil dipadamkan oleh pemadam kebakaran Desa Kapur dengan bantuan warga sekitar.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini. Dalam keterangan tambahan, Aiptu Ade menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan lilin. Ia menekankan agar lilin ditempatkan pada wadah yang aman serta diletakkan di tempat yang tidak mudah terbakar, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
"Kami dari Polres Kubu Raya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam penggunaan lilin, tempatkan pada wadah yang aman serta tempatkan di tempat yang tidak mudah terbakar, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan," tutupnya.
Berita Terkait
-
Bakamla Evakuasi 12 ABK Kapal Motor Mutiara Ferindo 2 yang Terbakar di Perairan Banten
-
Apa Itu Visa F-2? Hadiah Sugianto, WNI Jadi Penyelamat saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan
-
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Jadi 'Pahlawan' dalam Tragedi Kebakaran Korea Selatan
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
-
Ritual Leluhur Berujung Tragis: Pria Ini Diduga Picu Kebakaran Hutan Terburuk dalam Sejarah Korsel
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penghargaan The Asset Triple A: BRI Jadi Pemenang Best Issuer for Sustainable Finance
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025