SuaraKalbar.id - Petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas jasad yang ditemukan oleh petugas kebersihan saat proses normalisasi parit di Jalan Danau Sentarum beberapa waktu lalu.
Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Antonius Trias, memimpin penyidikan ini. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan potongan tulang manusia tambahan di lokasi tersebut.
"Kami melakukan penelusuran di sekitar lokasi penemuan awal dan kita temukan kembali beberapa potongan tulang yang hampir sama dengan penemuan awal. Namun, lokasi penemuannya sedikit bergeser, tapi masih di parit yang sama," kata Kompol Antonius pada Jumat (23/05/2024).
Selain potongan tulang yang mirip dengan temuan awal, petugas juga menemukan potongan tulang lain di selokan yang diduga merupakan tulang hewan. Tulang ini memiliki ukuran kecil dan berbeda dengan tulang manusia yang ditemukan sebelumnya.
"Di situ juga ada tulang lain, namun bentuknya kecil dan berbeda dari tulang manusia. Diduga itu tulang hewan," tambahnya.
Sebelumnya, jasad yang ditemukan oleh petugas PUPR diduga berjenis kelamin pria. Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, Kompol Antonius menjelaskan bahwa jasad tersebut berjenis kelamin perempuan berdasarkan bentuk tulang pinggul yang oval dan ditemukannya celana dalam wanita di lokasi.
"Terkait identitas dan usia, kami masih menunggu hasil tes DNA yang dikirim ke Jakarta," tutupnya.
Penyelidikan ini masih berlangsung dan polisi terus berupaya untuk mengungkap identitas korban serta rincian lebih lanjut terkait kasus ini. Warga sekitar diimbau untuk melaporkan jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan.
Baca Juga: Proliga 2024 Digelar di Pontianak, Ini Harga dan Jenis Tiket Nontonnya
Berita Terkait
-
Proliga 2024 Digelar di Pontianak, Ini Harga dan Jenis Tiket Nontonnya
-
Pontianak Jadi Tuan Rumah Proliga Voli 2024, Siap Gunakan GOR Terpadu Ayani
-
Viral Driver Ojol di Pontianak Pinjam Motor di Bengkel, hingga Kini Tak Dikembalikan
-
Ace Hardware Terdekat di Pontianak
-
Organisasi Profesi Jurnalis dan Media di Kalimantan Barat Tolak Revisi UU Penyiaran
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter