SuaraKalbar.id - Dhina Citra Alvira, mengaku dirinya sudah dua kali menjadi seorang petugas pemutakhiran data (Pantarlih) pada pemilihan umum. Dhina adalah seorang gadis asal Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Saat ini, dirinya tengah dipercaya menjadi Pantarlih khusus di Desa Arang Limbung bersama sejumlah petugas lainnya. Dari pengakuannya, katanya, setiap hari dirinya menyambangi satu persatu rumah warga yang telah terdata.
“Setiap pagi saya turun kerumah – rumah warga yang telah terdata, jika memang rumah kosong karna ditinggal bekerja sore hari saya datang kembali,” ujar Dhina, disadur dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com Minggu (14/07/2024).
Dhina menjelaskan, ada tahap pencoklitan yang harus selesai di tanggal 25 juli mendatang. Sejumlah kendala pun kerap ditemui petugas pantarlih.
Satu di antaranya, yakni dianggap peminta sumbangan oleh warga. Serta, dirinya pernah ditolak oleh warga yang akan dicoklit tanpa alasan apapun.
“Ditolak pernah beberapa kali, namun saya jelaskan kembali jika memang coklit ini penting untuk pilkada nanti serta tidak jarang juga saya dianggap peminta sumbangan karna membawa map,” jelasnya.
Kendati menemui kesulitan dan kendala saat mencoklit, Dhina mengakui senang dapat berpartisipasi menjadi petugas pantarlih.
Dia mengatakan, ada rasa bahagia bisa bertemu warga saat proses pendataan. Lalu, dapat turut mengedukasi warga untuk memilih pada bulan November mendatang.
Baca Juga: Apes! Motor Honda Vario Raib di Teras Rumah, Residivis Curanmor Ditangkap di Pontianak Timur
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter