SuaraKalbar.id - Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus meninggalnya seorang suami di Jalan Karya, Komplek Karya Indah 3, Desa Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa (6/8) sekitar pukul 05.30 WIB.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), Tim Inafis Polres Kubu Raya bersama Tim Forensik Biddokkes Polda Kalbar mengevakuasi seorang pria berinisial SO (45) yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri dan seorang wanita berinisial WA (42) yang merupakan istri SO mengalami luka bakar. WA telah dilarikan ke Rumah Sakit Anton Soedjarwo Pontianak untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade, membenarkan kejadian tersebut. Kini, WA menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang dideritanya.
"Kami dari Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui apakah suami membakar istrinya atau tidak. Yang pasti, WA telah dievakuasi dan saat ini sedang ditangani oleh pihak Rumah Sakit Anton Soedjarwo Polda Kalbar Pontianak," jelas Ade kepada suara.com melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (6/8/2024).
Ade mengungkapkan bahwa peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh warga ke Polsek Sungai Kakap. Kapolsek Sungai Kakap, IPDA Freddy bersama personelnya segera melakukan pengecekan terhadap laporan tersebut.
Setelah tiba di lokasi, mereka memastikan bahwa laporan warga itu benar adanya dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Kapolres Kubu Raya untuk penanganan lebih lanjut.
"Peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga ke Polsek Sungai Kakap. Kapolsek Sungai Kakap, IPDA Freddy SP, bersama personelnya langsung melakukan pengecekan di lokasi dan memastikan bahwa laporan tersebut benar. Setelah itu, Kapolsek Sungai Kakap segera melaporkan kejadian ini ke Kapolres Kubu Raya untuk penanganan lebih lanjut," ujar Ade.
Lebih lanjut, Ade menegaskan bahwa jenazah SO telah disemayamkan di rumah duka. Dalam kasus ini, Kapolres Kubu Raya telah membentuk tim untuk melakukan investigasi dan penyelidikan mendalam guna menemukan motif di balik tindakan bunuh diri SO dan penyebab luka bakar yang dialami WA.
"Saat ini, jenazah SO sudah disemayamkan di rumah duka. Bapak Kapolres Kubu Raya telah membentuk tim untuk melakukan investigasi dan penyelidikan mendalam guna menemukan motif di balik tindakan bunuh diri SO dan penyebab luka bakar yang dialami WA," tegas Ade.
Baca Juga: Gerindra Resmi Usung H. Rusman Ali sebagai Calon Bupati Kubu Raya di Pilkada 2024
Berita Terkait
-
Gerindra Resmi Usung H. Rusman Ali sebagai Calon Bupati Kubu Raya di Pilkada 2024
-
Polisi Bongkar Motif Pembongkaran Makam Tionghoa di Kubu Raya
-
Rusman Ali Ajak Warga Jaga Keharmonisan Jelang Pilkada Serentak
-
Heboh Penemuan Granat Aktif di Gudang Penampungan Barang Bekas di Kubu Raya
-
Awas, Bakar Hutan dan Lahan Bisa Didenda Rp5 Miliar!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Capaian CKG Kalbar Baru 2,6 Persen, Pemprov Perkuat Deteksi Dini Penyakit
-
Niat Kurban untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Bacaan Lengkap Arab, Latin dan Artinya
-
Lafadz Takbiran Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Bisa Dibaca Mulai Malam Ini
-
Kalbar Raih Penghargaan Demokrasi Nasional, Ria Norsan Dorong Partisipasi Publik Terus Diperkuat
-
Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan