SuaraKalbar.id - Usai menjabat selama satu periode, Edi Rusdi Kamtono kembali mendaftarkan diri menjadi Calon Wali Kota (Cawako) di KPU Kota Pontianak pada Kamis (29/08/2024) siang.
Pada periode 2024-2029 ini, Edi Kamtono diketahui kembali berpasangan dengan Bahasan yang sebelumnya turut menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pontianak.
Pasangan tersebut diketahui diusung oleh sembilan partai, di antaranya dari Gerindra, PDIP, Nasdem, PKS, dan Hanura.
Dalam kesempatan tersebut, Edi menyebutkan ia dan pasangan memiliki target yang cukup besar untuk memperoleh suara masyarakat Pontianak.
"Target kita harus lebih besar, diatas 70 persen," ujar Edi yakin.
Pada percobaan memperoleh suara tersebut, Edi dan Bahasan memiliki visi dan misi kembali melanjutkan program periode sebelumnya yang belum terselesaikan.
"Visi kita Kota Pontianak yang unggul, berkesejahteraan, berkelanjutan. Program kerjanya panjang, yang pasti ada lima misi. Pertama tentu kita melanjutkan visi misi lima tahun yang lalu yang belum tuntas, seperti peningkatan infrastruktur yang mantap dan representatif. Selanjutkan kita akan terus melanjutkan penataan waterfront terus peningkatan dan penataan project manajemen dalam rangka mengatasi kemacetan, terus berkordinasi untuk mewujudkannya," jelasnya.
Edi sendiri menyebutkan sejumlah program kerja memiliki kaitan dengan berbagai aspek. Misalnya pada aspek pendidikan, rencananya ia akan menambah jumlah sekolah dan memberikan penyaluran beasiswa.
"Menambah beberapa sekolah, terutama SMP. Kemudian memberikan beasiswa bagi masyarakat berpenghasilan rendah," tambahnya.
Tak hanya itu, stunting turut menjadi sorotan Edi sehingga dirinya secara terang-terangan mendukung program makan siang gratis.
"Kita akan menekan angka stunting dan program utama pemerinta pusat yaitu makanan gratis bergizi. Itu akan kita kelola secara baik," ujarnya lagi.
Ketua KPU Kota Pontianak, David Teguh menerangkan semua dokumen yang dimiliki oleh paslon tersebut telah lengkap, dan kini menunggu hasil tes kesehatan para paslon.
"Setelah kita menerima berkas kemudian kita melakukan verifikasi tadi, dan dinyatakan berkas pendaftarannya lengkap. Insyaallah tes kesehatan akan dilakukan besok. Jadi untuk paslon ini besok akan melakukan pemeriksaan kesehatan fisik," ujar David Teguh.
Edi dan Bahasan pada pendaftaran tampak diantar oleh ratusan pendukung dari titik awal deklarasi hingga kantor KPU Pontianak. Dukungan masyarakat tampak cukup meriah dengan adanya iring-iringan dari barongsai dan sejumlah pendukung partai yang mengusung paslon tersebut.
Berita Terkait
-
Jadi Pasangan Pertama Mendaftar di Pilkada Pontianak 2024, MulTi Prioritaskan Pembangunan SDM dan Pemerataan
-
Dokter Forensik Ungkap Detail Penyebab Kematian Nizam yang Dibunuh Ibu Tiri di Pontianak
-
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rotan Senilai Rp2,5 Miliar di Pontianak
-
Ibu Tiri Bunuh Anak di Pontianak Sempat Beri Korban Air Zamzam: Kronologi Mengerikan di Balik Kematian Ahmad Nizam
-
Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa Bersama Wanita di Kamar Hotel Pontianak, Polisi Temukan Narkoba
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
BMKG Ingatkan Hujan Lebat Masih Mengintai Kalbar, Sejumlah Wilayah Diminta Waspada
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
Kasus 3 Ons Sabu Gegerkan Ketapang, Tiga Oknum Polisi Kini Diperiksa
-
Keributan Sesama Pria Asal Brunei di Blok M Berujung Maut, Satu Orang Tewas