SuaraKalbar.id - Ratusan rumah warga di perbatasan Indonesia dengan Malaysia, tepatnya di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, masih terendam banjir.
Kapolsek Jagoi Babang, AKP Asep Maulana, mengungkapkan bahwa 453 kepala keluarga atau lebih dari 1.507 jiwa warga terdampak banjir di dua desa, dengan kondisi air mencapai ketinggian tiga meter di beberapa lokasi.
Warga, meskipun diimbau untuk mengungsi, memilih bertahan di rumah mereka untuk menjaga barang-barang berharga.
Aktivitas masyarakat lumpuh akibat banjir ini, namun bala bantuan dan pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Jagoi Babang telah disiapkan untuk membantu korban.
Pihak berwenang terus berkoordinasi untuk memantau situasi ini, sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah mencatat bahwa lebih dari 12.000 jiwa terdampak banjir di sejumlah kecamatan di Bengkayang sejak 21 Januari lalu.
Imbauan terus dilakukan untuk evakuasi jika kondisi semakin memburuk, dengan peringatan dini dari BMKG masih berlaku hingga 30 Januari mendatang.
Berita Terkait
-
Warga Gagalkan Tawuran Pelajar di Kubu Raya, 19 Remaja Diamankan
-
Banjir Sambas Rendam 8.016 Rumah, Ribuan Warga Terdampak
-
BPBD Kalimantan Barat Imbau Waspadai Banjir dan Banjir Rob Hingga 30 Januari
-
Banjir Landa 11 Kecamatan di Bengkayang, Warga Diminta Waspada
-
Banjir Sungai Sebalo Rendam Ratusan Rumah di Bengkayang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM