2. Bus Antarkota
Alternatif ekonomis lainnya adalah menggunakan bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi).
Meskipun tarifnya lebih murah dibanding travel, waktu tempuh bisa lebih lama karena berhenti di banyak titik penumpang.
Selain itu, tidak semua armada bus memiliki kenyamanan maksimal, sehingga perlu selektif dalam memilih operator bus.
3. Transportasi Udara
Bagi yang ingin perjalanan lebih cepat, tersedia penerbangan dari Bandara Supadio Pontianak (PNK) ke Bandara Pangsuma Putussibau (PSU).
Maskapai perintis seperti Wings Air atau Susi Air kerap melayani rute ini dengan waktu tempuh udara sekitar 1 jam 15 menit.
Namun, frekuensi penerbangan tidak setiap hari dan bisa berubah tergantung musim serta permintaan penumpang.
Setelah tiba di Bandara Pangsuma, perjalanan ke pusat kota Putussibau hanya memakan waktu sekitar 10–15 menit menggunakan transportasi lokal seperti ojek atau mobil sewaan.
Baca Juga: Rumah Kosong Sejak Sebelum Ramadan, Ini Kata Ketua RT soal Keluarga Priguna Anugerah di Pontianak
4. Kombinasi Udara dan Darat
Bagi pelancong yang ingin merasakan kedua pengalaman, bisa mencoba rute kombinasi: terbang dari Pontianak ke Sintang atau Putussibau, lalu melanjutkan dengan kendaraan darat ke desa-desa sekitar atau kawasan konservasi seperti Danau Sentarum atau Betung Kerihun.
Tips Perjalanan
- Periksa kondisi cuaca dan jalan sebelum berangkat, terutama saat musim hujan.
- Bawa makanan dan minuman secukupnya jika menempuh jalur darat, karena tidak semua titik punya fasilitas lengkap.
- Siapkan uang tunai, karena di beberapa daerah sinyal ATM atau mobile banking bisa lemah.
- Cek ketersediaan penginapan, terutama jika berencana bermalam di sepanjang perjalanan.
Penutup
Rute dari Pontianak ke Putussibau memang panjang dan menantang, tetapi juga menawarkan petualangan yang tak terlupakan.
Apakah Anda ingin menelusuri jalur darat penuh pengalaman atau memilih penerbangan cepat, semua pilihan tergantung pada kebutuhan, waktu, dan anggaran Anda.
Dengan perencanaan yang matang, perjalanan ke jantung Kalimantan ini akan menjadi pengalaman yang memikat—baik untuk pelancong, peneliti, jurnalis, maupun siapa saja yang ingin mengenal Kalimantan Barat lebih dekat.
Berita Terkait
-
Rumah Kosong Sejak Sebelum Ramadan, Ini Kata Ketua RT soal Keluarga Priguna Anugerah di Pontianak
-
Rumah Dokter PPDS Priguna di Pontianak Tampak Kosong, Ini Kata Tetangga
-
Viral Dokter Residen asal Pontianak Perkosa Penunggu Pasien di Bandung
-
Polresta Pontianak Bongkar Kasus Pengoplosan Beras SPHP, 6 Ton Disita dan Satu TersangkaDiamankan
-
Panduan Lengkap Transportasi di Kalbar: Dari Bandara hingga Tempat Wisata
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas