SuaraKalbar.id - Layanan pembiayaan digital SPayLater, yang berada di bawah naungan PT Commerce Finance dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali menghadirkan promo menarik yang memungkinkan para pengguna menikmati fasilitas beli sekarang, bayar nanti tanpa bunga tambahan.
Melalui siaran pers pada Jumat, Shopee mengumumkan bahwa pengguna dapat menikmati promo cicilan 0 persen untuk berbagai transaksi, baik secara daring melalui aplikasi maupun situs Shopee, hingga secara luring lewat metode pembayaran QRIS di berbagai toko fisik.
Promo ini memberikan keleluasaan kepada pengguna untuk memilih tenor cicilan bertanda “Cicilan 0%”, yang artinya tidak ada bunga tambahan yang dibebankan selama periode cicilan.
Untuk memanfaatkan promo ini, pengguna cukup memilih SPayLater sebagai metode pembayaran saat proses checkout dan kemudian menentukan tenor cicilan sesuai kebutuhan.
“Promo ini dirancang untuk memberikan kenyamanan berbelanja tanpa beban tambahan biaya cicilan, baik secara online maupun offline,” tulis pihak SPayLater dalam keterangannya.
Namun demikian, untuk bisa mengakses promo ini, pengguna harus memastikan bahwa mereka telah mengaktifkan layanan SPayLater di aplikasi Shopee.
Setelah transaksi selesai, tagihan akan tercantum dalam aplikasi ShopeePay atau Shopee dan harus dibayarkan tepat waktu agar promo bisa terus dinikmati pada masa mendatang.
Cicilan Fleksibel dan Promo Tambahan
SPayLater juga menyediakan opsi tenor cicilan yang fleksibel mulai dari satu bulan hingga 24 bulan bagi pengguna terpilih.
Di samping cicilan 0 persen, SPayLater kerap memberikan penawaran menarik lainnya seperti potongan harga langsung dan cashback, yang membuat belanja menjadi lebih hemat dan menyenangkan.
Baca Juga: Bahaya Pinjaman Online, Waspadai Risiko di Balik Kemudahan
Salah satu keunggulan lain dari layanan ini adalah cakupan penggunaan yang luas.
SPayLater tidak hanya berlaku di platform Shopee, tetapi juga bisa digunakan di berbagai merchant ternama baik daring maupun luring, seperti Indomaret, Alfamart, Matahari, Mr DIY, FIT HUB, Planet Ban, Digimap, Erafone, iBox, serta aplikasi myIM3.
Paylater Naik Daun, Bijaklah dalam Menggunakannya
Tren metode pembayaran buy now, pay later atau paylater kian populer, terutama di kalangan masyarakat yang gemar berbelanja secara digital.
Meski memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam bertransaksi, pengguna diimbau untuk bijak dalam memanfaatkannya.
OJK bahkan mencatat sebanyak 160 pengaduan terkait SPayLater hingga Juli 2024, yang sebagian besar terkait keterlambatan pembayaran dan beban bunga yang tidak dipahami dengan baik oleh konsumen.
Untuk menghindari risiko gagal bayar atau galbay, pengguna disarankan untuk:
- Memahami informasi transparan terkait bunga dan nominal cicilan.
- Membatasi penggunaan paylater hanya sesuai dengan kemampuan finansial pribadi.
- Memilih periode pembayaran yang sesuai dengan arus kas keuangan.
- Memeriksa syarat dan ketentuan layanan secara menyeluruh.
- Memantau tanggal jatuh tempo secara rutin agar tidak melewati batas pembayaran.
Shopee sendiri telah menyediakan berbagai metode pembayaran tagihan SPayLater, seperti melalui ShopeePay, Indomaret/i.saku, Alfamart, Alfamidi, Dan+Dan, serta transfer melalui Virtual Account, demi kemudahan dan kenyamanan pengguna.
Keamanan Tetap Prioritas
Dalam situasi kejahatan siber yang kian marak, pengguna juga harus meningkatkan kewaspadaan.
Jika ada aktivitas mencurigakan di akun SPayLater, seperti notifikasi percobaan masuk dari perangkat tidak dikenal, pengguna diminta segera menghubungi Customer Service Shopee untuk pengamanan akun.
Bagi pengguna yang kehilangan perangkat, penting untuk segera melapor agar akun bisa diblokir sementara dan tidak disalahgunakan pihak lain.
Dengan beragam keuntungan dan kemudahan, SPayLater terus berupaya menjadi solusi keuangan yang fleksibel dan aman bagi masyarakat.
Namun, pengguna juga harus berperan aktif dalam menggunakan layanan ini secara bijak, agar manfaat yang didapat bisa maksimal tanpa menimbulkan beban finansial di kemudian hari.
Promo cicilan 0 persen ini adalah peluang menarik, tetapi tetap harus disertai tanggung jawab dalam mengelola utang dan kewajiban keuangan secara disiplin.
Sebab pada akhirnya, riwayat dan skor kredit pengguna tetap menjadi indikator utama dalam pengajuan pinjaman lain di masa mendatang.
Berita Terkait
-
Bahaya Pinjaman Online, Waspadai Risiko di Balik Kemudahan
-
Promo Indomaret Pontianak! Manfaatkan Program Tebus Member Periode 1730 April 2025
-
Promo Indomaret Pontianak Minggu Ini, Ada Diskon Spesial!
-
Spesial Idul Fitri! Ini Daftar Promo Alfamart Pontianak Maret 2025
-
Penggemar Mainan & Hobby Pastikan Merapat Promo 11.11 Blibli 9 November Spesial!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang
-
528 Hunian Sementara di Aceh Utara Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran 2026
-
2 Tersangka Korupsi Proyek Pabrik Es di Aceh Barat Daya Ditahan