Ini mencerminkan keragaman potensi wisata yang dimiliki provinsi ini—dari ekowisata, kampung adat, hingga inovasi promosi digital.
Berikut daftar lengkap nominasi yang diraih Kalbar:
- Promosi Digital Inovatif – Etic Mbak Kepo (Website Disporapar Kalbar) – Provinsi Kalimantan Barat (Kode: API 3A)
- Destinasi Belanja – Kampung Kreatif Sekida, Kabupaten Bengkayang (Kode: API 5D)
- Ekowisata – Ekowisata Kandelia Alam, Kabupaten Kubu Raya (Kode: API 9A)
- Dataran Tinggi – Bukit Padang Pakumbang, Kabupaten Landak (Kode: API 10B)
- Kampung Adat – Ensaid Panjang, Kabupaten Sintang (Kode: API 11E)
- Situs Sejarah – Kampung Batu, Kabupaten Landak (Kode: API 12F)
- Atraksi Budaya – Gawai Adat Nosu Minu Podi, Kabupaten Sanggau (Kode: API 13B)
- Destinasi Unik – Gunung Kelam, Kabupaten Sintang (Kode: API 16F)
- Surga Tersembunyi – Riam Berawatn, Kabupaten Bengkayang (Kode: API 18H)
“Kesembilan nominasi tersebut mencerminkan keanekaragaman daya tarik wisata yang dimiliki Kalbar, dari inovasi digital hingga pesona alam tersembunyi,” tutur Windy.
Dukung Kalbar Lewat Voting Publik
Windy juga mengajak seluruh masyarakat Kalbar untuk aktif memberikan dukungan melalui sistem voting publik yang diterapkan dalam penilaian API.
Voting ini menjadi penentu utama dalam memenangkan setiap kategori yang dinominasikan.
“Ayo dukung pariwisata Kalbar dengan ikut voting. Setiap suara yang kita berikan adalah bentuk kontribusi nyata dalam membangkitkan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata,” ujarnya.
Mekanisme voting akan dibuka secara daring, dan dapat diakses oleh masyarakat umum.
Partisipasi aktif ini juga mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun citra Kalbar sebagai tujuan wisata yang patut diperhitungkan.
Momentum Emas untuk Kalbar
Dengan penunjukan Bengkayang sebagai tuan rumah dan sembilan nominasi yang berhasil diraih, Kalimantan Barat kini berada pada momentum emas.
Baca Juga: Cemburu Jadi Motif Penyiraman Air Keras terhadap Kabid RSJ Kalbar, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
Windy menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku wisata, dan masyarakat untuk menyukseskan agenda ini secara keseluruhan.
Ajang API diharapkan akan membawa dampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta memperkuat identitas budaya lokal di tingkat nasional.
“Dengan sinergi semua pihak, saya yakin Kalbar bisa tampil sebagai pemain utama dalam peta pariwisata nasional,” tutup Windy.
Berita Terkait
-
Cemburu Jadi Motif Penyiraman Air Keras terhadap Kabid RSJ Kalbar, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
-
Kalbar Siap Kirim 2.519 Jemaah Haji Tahun Ini, Berikut 10 Doa Mustajab di Tanah Suci
-
Kalbar Hari Ini: Kadis Kominfo Ditahan, Anggota DPRD Singkawang Dituntut 10 Tahun
-
7 Pesona Wisata Alam di Bengkayang Kalimantan Barat
-
Rute dari Pontianak ke Danau Sentarum Kapuas Hulu, Lengkap dengan Pilihan Transportasi
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak