“Begitu Presiden memberi arahan, kita siap ekspor. Saat ini, Malaysia membutuhkan pasokan tambahan karena produksi domestik mereka hanya mampu memenuhi 40–50 persen kebutuhan nasional,” jelasnya.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menambahkan, Malaysia tertarik mengimpor beras dari Indonesia karena harga beras mereka tergolong tinggi.
Namun, untuk sementara Indonesia masih fokus menjaga ketersediaan stok dalam negeri.
“Malaysia sudah mengimpor komoditas lain seperti kelapa, sayuran, dan ikan dari Indonesia. Kini mereka membuka peluang impor beras karena melihat keunggulan teknologi dan produktivitas pertanian kita,” kata Amran.
Datuk Seri Mohamad Bin Sabu juga mengakui kemajuan teknologi pertanian Indonesia dalam meningkatkan hasil panen. Ia berharap kerja sama sektor pangan antara kedua negara terus berkembang.
Dengan surplus beras yang dicapai dan kesiapan logistik, Kalbar diharapkan menjadi pelopor ekspor pangan dari wilayah perbatasan.
Langkah ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal, tapi juga memperkuat posisi Indonesia di pasar pangan regional.
Antara
Baca Juga: Kalbar Siap Kirim 2.519 Jemaah Haji Tahun Ini, Berikut 10 Doa Mustajab di Tanah Suci
Berita Terkait
-
Kalbar Siap Kirim 2.519 Jemaah Haji Tahun Ini, Berikut 10 Doa Mustajab di Tanah Suci
-
Pemprov Kalbar Siapkan KUR Bunga Rendah Khusus untuk ASN!
-
Pemprov Kalbar Luncurkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syarat dan Ketentuannya
-
UMKM Indonesia Tembus Pasar Internasional Lewat FHA-Food & Beverage 2025, Berkat Dukungan BRI
-
Ratusan Guru Honorer Kalbar Selamat dari PHK! Gubernur Pastikan Tetap Digaji
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat