SuaraKalbar.id - Universitas Tanjungpura (Untan) membuka Program Studi Doktor Pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Program ini akan mulai menerima mahasiswa pada tahun akademik 2025/2026.
Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda Wiko, menyambut positif peluncuran program doktoral terbaru ini.
Ia menyebut langkah ini sebagai wujud nyata komitmen institusi dalam menyediakan akses pendidikan tinggi berkualitas hingga jenjang tertinggi, khususnya bagi masyarakat Kalimantan Barat.
“Pertama kami tentu bersyukur bahwa saat ini FKIP bisa menambah satu program doktor pendidikan,” ujar Wiko kepada awak media.
Ia menambahkan bahwa hadirnya program S3 di FKIP Untan akan memudahkan masyarakat Kalbar, terutama para tenaga pendidik, akademisi, dan profesional di bidang pendidikan, untuk melanjutkan studi tanpa harus keluar daerah.
“Ini memudahkan kami mengakselerasi lahirnya doktor-doktor baru di Kalbar melalui program S3 FKIP,” ungkapnya.
Tambahan Program Doktoral di Berbagai Fakultas
Program Doktor Pendidikan di FKIP bukan satu-satunya jenjang S3 yang tersedia di Untan.
Sebelumnya, universitas ini telah memiliki program doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) untuk bidang Ilmu Ekonomi dan Manajemen, Fakultas Pertanian untuk Ilmu Pertanian, serta Program Doktor Teknik Elektro.
Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Kalbar Dimulai: Bebas Denda, Diskon Hingga 50%!
Lebih lanjut, Wiko menjelaskan bahwa Fakultas Hukum Untan saat ini sedang dalam tahap persiapan intensif untuk membuka program doktoral serupa.
Proses pengembangan ini menunjukkan tekad Untan untuk memperluas pilihan jenjang pendidikan tinggi di berbagai bidang ilmu strategis.
Wiko menegaskan bahwa seluruh program doktoral di Untan akan dijalankan sesuai dengan ketentuan dan standar nasional yang berlaku, termasuk proses akreditasi program studi.
“Kami sudah diberikan izin operasional, dan dalam dua tahun sudah harus siap untuk akreditasi. Jadi sebelum meluluskan, program ini sudah harus terakreditasi,” tegasnya.
Mendorong Posisi Untan sebagai Perguruan Tinggi Unggulan
Dengan bertambahnya program doktor di lingkungan kampus, Untan berharap dapat memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggulan di kawasan barat Indonesia.
Di saat yang sama, keberadaan program S3 ini juga diharapkan mampu memberi kontribusi besar terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak SDM lokal yang unggul dan kompetitif.
Berita Terkait
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Kalbar Dimulai: Bebas Denda, Diskon Hingga 50%!
-
Gandeng CIC Untan, Aston Pontianak Gelar 'Fun Chem 2025', Liburan Seru dan Edukatif untuk Anak-anak
-
Kalbar Waspada Karhutla! BMKG Beri Peringatan Keras Hadapi Puncak Kemarau 2025
-
Heboh 2 Pulau di Kalimantan Barat Dipindah ke Kepulauan Riau, Apa yang Terjadi?
-
Warga Keluhkan Pelayanan Perpustakaan Kalbar, Petugas Dianggap Tak Ramah
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Agar Akses Berbagai Layanan di Koperasi Desa Makin Mudah, BRI Hadirkan BRILink Agen
-
Orang Utan pun Menyerah Hadapi Karhutla, Akankah Pemerintah Terus Menunggu Hujan?
-
Karhutla Kalbar Berulang, Komnas HAM Telusuri Tanggung Jawab Negara
-
BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina Jadi Andalan Layanan Digital
-
Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?