- Tarian tradisional Kalimantan Barat merupakan ekspresi budaya suku Dayak dan Melayu, memiliki fungsi sosial, ritual, dan spiritual.
- Beberapa tarian penting meliputi Tari Zapin (pengaruh Melayu/Islam), Jonggan (suka cita Dayak Kanayatn), dan Monong (penyembuhan sakral).
- Tarian seperti Kondan (penghiburan), Pingan (ciri khas Dayak Mualang), dan Kinyah Uut Danum (tarian perang) perlu dilestarikan.
SuaraKalbar.id - Kalimantan Barat (Kalbar), tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, salah satunya melalui tarian tradisional Kalimantan Barat. Setiap tarian lahir dari nilai adat, kepercayaan, dan sejarah panjang masyarakatnya, terutama dari suku Dayak dan Melayu yang mendominasi wilayah ini.
Secara antropologis, tari tradisional merupakan media ekspresi kolektif masyarakat yang mencerminkan relasi manusia dengan alam, leluhur, dan Tuhan. Di Kalimantan Barat, tarian tidak sekadar pertunjukan seni, tetapi juga memiliki fungsi sosial, ritual, hingga spiritual yang masih dilestarikan hingga kini.
Berikut adalah beberapa tari daerah Kalimantan Barat yang paling dikenal dan memiliki nilai budaya tinggi.
1. Tari Zapin
Tari Zapin merupakan tarian tradisional yang diadaptasi dari agama Islam, Zapin berasal dari bahasa Arab yaitu "Zafn" yang mempunyai guna pergerakan kaki yang cepat mengikuti irama,.
Zapin merupakan kebudayaan Melayu yang mendapat pengaruh dari Arab, serta sebagai media penyebaran agama Islam di Kalimantan Barat yang kemudian menjadi sendi gerak serta arti lagu yang mengiringi setiap gerak tari.
Musik pengiring tarian ini terdiri atas dua alat musik yaitu gambus dan tiga buah marwas. Sebelum tahun 1960 tari Zapin hanya ditarikan oleh penari laki-laki namun kini bisa dilakukan oleh perempuan hingga campuran antara penari laki-laki dan perempuan.
2. Tari Jonggan
Tari Jonggan merupakan tarian suka cita dan kebahagiaan dalam pergaulan muda mudi masyarakat Dayak Kanayatn di daerah Kubu Raya, Mempawah. Dalam tarian ini biasanya tamu diajak untuk menari bersama.
Gerakan tari Jonggan menggambarkan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan dan suka cita masyarakat yang dilimpahkan dalam tarian. Tari Jonggan diiring dengan gadobong (gendang), dau (gamelan), dan suling bambu.
3. Tari Kondan
Tari Kondan merupakan tarian yang berfungsi sebagai penghiburan, yang menggambarkan suka cita masyarakat Dayak dalam acara pesta adat Dayak sambil melantunkan pantun secara bergantian dalam bentuk lingkaran.
Alat musik yang mengiringi tarian ini adalah dau, gendang, dan gong diiringi oleh laki-laki yang disebut proma berjumlah lima sampai empat orang.
4. Tari Monong/Manang/Baliatn
Tari Monong merupakan tarian sakral yang memiliki fungsi untuk menyembuhkan, menolak, menangkal penyakit dari seseorang agar dapat sehat kembali. Tarian ini biasanya dilakukan oleh dukun dengan mengucap jampi-jampi penyembuhan.
Berita Terkait
-
Detik-detik Ustaz Abdul Somad Diadang Warga di Kutai Barat, Ada yang Naik ke Kap Mobil
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati
-
Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional
-
BRI Tawarkan ORI030 dengan Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun