- Polisi Pontianak menangkap pria berinisial AB (43) di Jalan Sejarah karena diduga melakukan penipuan dan penggelapan kendaraan.
- AB menggelapkan motor korban, ponsel, dan uang Rp3.2 juta milik rekan kerjanya, EF, untuk judi dan bayar utang.
- Pelaku dijerat Pasal 492 dan/atau Pasal 486 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.
SuaraKalbar.id - Polisi mengamankan seorang pria berinisial AB (43) yang diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan kendaraan sepeda motor.
Ia ditangkap di salah satu rumah di sekitar Jalan Sejarah, Gang Gunung Malabar, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota.
Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Ryan Eka Cahya mengatakan, kasus ini bermula dari laporan korban yang menyatakan motor miliknya dipinjam pelaku.
”Berdasarkan laporan korban, pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan hendak melayat temannya yang meninggal dunia di wilayah Desa Ambawang, Kabupaten Kubu Raya," katanya melansir suarakalbar, Jumat, 30 Januari 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku dalam waktu singkat.
Pelaku tidak hanya membawa kabur sepeda motor milik korban, tetapi juga menggelapkan barang lain milik saksi berinisial EF, yang merupakan atasan sekaligus rekan kerja pelaku di bidang jasa pembuatan taman.
”Barang-barang yang digelapkan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX tahun 2005, satu unit handphone ITEL S25 Ultra, serta uang tunai sebesar Rp3.2 juta," ungkapnya.
Dalam pengakuannya, AB menyebut bahwa uang hasil penipuan dan penggelapan tersebut digunakan untuk bermain judi online. Sementara sisanya dipakai untuk membayar hutang pribadi.
Atas perbuatannya, AB dijerat dengan Pasal Penipuan dan atau Penggelapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 dan atau Pasal 486 KUHP,
"Ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Diiming-imingi Kerja, Calon ABK di Muara Baru Dijebak Utang hingga Gaji Dipotong
-
Ditawari Kerja di Restoran hingga Bengkel, Warga Malah Direkrut Jadi ABK
-
Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor
-
Makin Marak Kejahatan Siber Sektor Keuangan, Apa Kata OJK?
-
Teh Cina Isi 13 Kg Sabu dari Malaysia Disita Bea Cukai Entikong Bareng TNI-Polri
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak