- Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie di Kubu Raya sedang sibuk mempersiapkan perayaan Tahun Baru Imlek 2026.
- Pak Udin, seorang Muslim penyandang tuli, aktif membantu berbagai pekerjaan di vihara tersebut sehari-hari.
- Pengurus vihara menekankan toleransi, menyatakan siapa pun boleh bekerja atau datang tanpa memandang latar belakang agama.
SuaraKalbar.id - Suasana Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie yang terletak di Desa Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tampak semakin hidup menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026.
Para pekerja sibuk mempersiapkan berbagai kebutuhan ibadah dan dekorasi Imlek. Mulai dari membersihkan area vihara, membuat lampion raksasa, hingga menyiapkan hio untuk umat yang akan bersembahyang.
Di tengah kesibukan tersebut, sosok Pak Udin menjadi perhatian tersendiri. Ia adalah seorang penyandang tuli yang setiap hari membantu berbagai pekerjaan di vihara.
Menariknya, Pak Udin diketahui merupakan seorang muslim, namun hal tersebut sama sekali tidak menjadi penghalang baginya untuk bekerja.
Wakil Ketua Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie, Agusvedi menyampaikan bahwa Udin merupakan seorang tuli yang awalnya berkerja di pasar.
Dari Pasar hingga Menjadi Bagian Vihara
Wakil Ketua Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie, Agusvedi, menjelaskan bahwa Pak Udin awalnya bekerja di pasar. Seiring waktu, ia kerap datang ke vihara untuk membantu pekerjaan di vihara tersebut.
“Dia itu dulu awalnya berkerja di pasar, lalu entah mungkin karena faktor usia atau apa dia sering datang kesini bantu-bantu, lama-lama ya jadi kerja disini, dan kita gaji juga,” katanya, melansir suarakalbar, Senin, 9 Februari 2026.
Ia juga menyampaikan bahwa perkerja atau pengurus di vihara ini kerapkali mendapatkan bantuan dari umat yang datang.
“Umat yang datang sembayang biasanya selalu ada yang kasi mereka bantuan berupa uang, mungkin untuk jajan atau apa gitukan,” tambahnya.
Sebelumnya juga pernah ada seorang penyandang tuli yang bekerja di vihara tersebut, namun yang bersangkutan telah meninggal dunia.
Meskipun Udin seorang muslim Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie tidak menganggap hal itu sebagai permasalahan, menurutnya siapa saja bisa datang dan berkerja disini selama ia mau.
“Kami semuanya sama saja sih mau agama apaun, biasanya kalau pas event Imlek kan, kalau dekorasi kita bagus, silahkan saja orang apa saja kalau mau datang foto-foto kita tidak masalah,” jelasnya.
Ia menuturkan bahwa semua masyarakat di daerah Vihara saling mendukung dan saling menjaga toleransi satu sama lain, tanpa mempermasalahkan perbedaan agama ataupun ras.
Disini masyarakatnya saling medukung, jadi nanti kalau Imlek mau siapapun yang datang tidak ada larangan, siapapun boleh datang,” katanya.
Berita Terkait
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Unggah Status Menantang Publik
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture'
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati