- Penyusunan menu sahur selama 30 hari penting sebagai fondasi energi dan kontrol gizi harian selama berpuasa.
- Prinsip piring sahur seimbang harus diterapkan: $\frac{1}{4}$ protein, $\frac{1}{2}$ sayur dan buah, dan $\frac{1}{4}$ karbohidrat kompleks.
- Variasi menu sahur dapat dibuat praktis menggunakan pola kombinasi protein, karbohidrat, serta contoh seperti sandwich atau bubur ayam.
SuaraKalbar.id - Menjalani ibadah puasa membutuhkan persiapan yang matang, terutama dalam memilih menu sahur sehat. Sahur bukan sekadar makan sebelum subuh, tetapi menjadi fondasi energi untuk beraktivitas sepanjang hari. Dengan menyusun menu sahur 30 hari, Anda dapat menjaga stamina, mengontrol asupan gizi keluarga, sekaligus menghemat waktu di dapur.
Perencanaan yang baik membantu menghindari menu tinggi gula atau karbohidrat sederhana yang membuat cepat lapar. Sebaliknya, kombinasi protein, serat, dan karbohidrat kompleks akan membuat energi lebih stabil dan puasa terasa lebih ringan.
Prinsip Piring Sahur Seimbang
Mengacu pada pedoman “Isi Piringku” yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan bisa kita jadikan acuan saat merencanakan daftar menu sahur selama sebulan. Menu sahur sederhana bisa optimal jika menggunakan prinsip piring seimbang berikut:
- ¼ Piring Sumber Protein: Pilih sumber protein yang memiliki lemak sehat seperti ikan, ayam, telur, tahu, atau tempe. Batasi konsumsi daging merah dan olahannya di menu sahur sehat.
- ½ Piring Sayur dan Buah: Pastikan di menu sahur ada sayur dan buah yang tinggi serat serta banyak mengandung air.
- ¼ Piring Karbohidrat Kompleks: Jika memungkinkan Ganti nasi putih dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau biji-bijian. Hindari konsumsi kabohidrat olahan untuk menjaga puasa tetap berenergi sepanjang hari.
Selain itu, cukupkan juga kebutuhan cairan pada tubuh agar puasa tidak gampang lemas. Prinsip ini membuat menu sahur sehat lebih mudah untuk diterapkan, karena setiap porsi sudah terarah sehingga bisa menahan lapar dan mencukupi kebutuhan energi sampai waktunya berbuka.
Contoh Kombinasi Menu Sahur Simple yang Sehat
Agar menu makan sahur tetap praktis, Ibu bisa memakai pola kombinasi yang sama lalu mengganti bahan utamanya:
Pola 1 Nasi + Protein + Sayur:
- Nasi + telur dadar + tumis buncis
- Nasi + ayam suwir + sayur bening bayam
- Nasi + ikan panggang + capcay
- Nasi + tahu telur + cah kangkung
- Nasi + ayam goreng kuning + lalapan
Pola 2 Karbo Alternatif + Protein + Buah:
- Oatmeal + yogurt + pisang
- Kentang rebus + omelet sayur + pepaya
- Roti gandum + telur orak-arik + apel
- Roti gandum + telur rebus + alpukat
- Ubi rebus + telur rebus + salad sayur
Pola 3 Menu Hangat dan Nyaman:
- Bubur ayam + tambahan sayur
- Sup ayam + nasi merah
- Tim nasi + lauk protein sederhana
- Soto ayam + bihun
- Sop ikan kemangi + nasi merah
Dengan pola ini, Ibu tetap punya banyak variasi menu sahur sederhana tanpa harus menambah banyak jenis bahan.
Inspirasi Variasi Menu
Melansir dari situs MILO, jika ingin variasi yang tetap praktis, Anda bisa coba beberapa rekomendasi menu sahur berikut:
Sandwich
Saat terburu-buru Ibu bisa membuat sandwich denga isi telur dadar, keju, selada, dan tomat, dan mentimun. Cara membuatnya yang cepat tapi penuh gizi cocok dijadikan menu sahur simple.
Nasi goreng
Kalau sudah kebingungan masak menu sahur nasi goreng jawabannya, siapa yang bisa nolak nasi goreng dengan topping telur ceplok di saat sahur. Tambahkan sayuran dan tambahan protein lain seperti ayam suwir ya.
Bubur ayam
Punya sisa nasi dan kaldu sop dari menu buka puasa? Ibu bisa mengolahnya menjadi bubur ayam yang menghangatkan untuk sahur nanti. Kalau tidak mau ribet Ibu bisa masak bubur ayam di dalam magic jar. Untuk topping Ibu bisa merebus telur ayam yang kaya protein.
Nasi Kuning
Nasi kuning bisa dibuat sebagai menu sahur sehat agar tidak lemas. Tambahkan tiga lauk dengan protein tinggi seperti ayam goreng, telur dadar, dan orek tempe. Triple protein di menu sahur bisa mendukung puasa di hari yang sibuk.
Mulailah susun daftar menu sahur 30 hari dari sekarang. Jadikan momen sahur sebagai waktu berkualitas bersama keluarga sekaligus menjaga kesehatan tubuh selama Ramadan.
Berita Terkait
-
5 Promo Wardah Spesial Menjelang Ramadan untuk Skincare dan Makeup
-
Apakah Boleh Puasa Seminggu Sebelum Ramadan? Begini Penjelasan Ulama
-
Mengintip Tren Modest Wear Premium yang Semakin Matang di Ramadan Pret-A-Porter
-
Aturan WFA Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Perusahaan Diminta Ikuti Regulasi
-
5 Rekomendasi Panci Listrik untuk Anak Kos, Praktis untuk Masak Buka Puasa dan Sahur
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
6 Ide Menu Sahur yang Praktis untuk Para Jomblo, Setidaknya Bisa Dicoba Ramadan Tahun Ini
-
Imbauan BMKG Kalbar! Waspada Hujan Lebat dan Karhutla 15-21 Februari 2026
-
Peringatan BMKG 16 hingga 24 Februari 2026: Waspada Potensi Banjir Rob di Perairan Kalsel
-
Pontianak Canangkan Zero Knalpot Brong
-
Kecelakaan Maut di Jalan Trans Kalimantan Sanggau, Satu Pengendara Tewas