Temuan ini menambah panjang daftar penyalahgunaan teknologi deepfake yang menyasar tokoh publik dan pejabat negara di Indonesia.
Penggunaan wajah Menkeu Purbaya dianggap sebagai taktik "social engineering" yang licik untuk membangun kredibilitas palsu di mata masyarakat, mengingat posisi Menteri Keuangan sebagai otoritas tertinggi dalam pengelolaan kas negara.
Ciri-ciri Video Deepfake yang Harus Diwaspadai
Bagi masyarakat, terutama audiens produktif di kota-kota besar yang sangat aktif menggunakan internet, mengenali ciri-ciri video AI menjadi keterampilan digital yang krusial. Meskipun visual dalam video hoaks Menkeu Purbaya terlihat halus, biasanya terdapat beberapa kejanggalan yang bisa diamati secara teliti:
- Gerakan Bibir Tidak Natural: Jika diperhatikan dengan seksama, gerakan mulut seringkali tidak sepenuhnya sinkron dengan intonasi suara yang dihasilkan.
- Kualitas Audio yang Robotik: Meskipun suaranya mirip, nada bicara seringkali terasa datar atau memiliki jeda yang tidak manusiawi di tengah kalimat.
- Visual di Sekitar Wajah yang Kabur: Teknologi AI seringkali meninggalkan jejak berupa distorsi atau tampilan yang sedikit "blur" di area antara wajah dan rambut atau latar belakang saat sosok dalam video bergerak.
- Sumber Informasi Tidak Kredibel: Pejabat negara seperti Menteri Keuangan tidak mungkin menggunakan akun TikTok anonim atau meminta masyarakat untuk menghubungi melalui pesan pribadi (Direct Message) untuk program resmi pemerintah.
BRI mengimbau para nasabah dan masyarakat luas untuk memperkuat pertahanan digital mereka. Jangan pernah membagikan data perbankan kepada siapapun, termasuk mereka yang mengaku sebagai petugas bank atau staf kementerian.
Masyarakat juga disarankan untuk melaporkan akun-akun mencurigakan seperti @bantuan.dana.hibah183 melalui fitur laporan yang tersedia di platform media sosial.
Dengan memutus interaksi dengan akun-akun penipuan, masyarakat dapat membantu mencegah lebih banyak korban yang terjerat oleh janji-janji manis dana hibah palsu.
Ingatlah untuk selalu merujuk pada prinsip perbankan yang aman, dengan jaga kerahasiaan data pribadi dan selalu lakukan kroscek melalui Contact BRI di nomor resmi atau aplikasi BRImo yang sudah terproteksi dengan fitur keamanan berlapis.***
Baca Juga: BRI Peduli Nyepi 2026: 2 Desa di Bali Terima 2.000 Paket Sembako
Berita Terkait
-
BRI Peduli Nyepi 2026: 2 Desa di Bali Terima 2.000 Paket Sembako
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
KPR Subsidi BRI Melesat, Kontribusi Rumah Subsidi Naik Dua Kali Lipat
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan UMKM lewat Kolaborasi dengan BP Batam dan BKPM
-
BRI Proaktif Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan Pascabencana di Cisarua
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak