- Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak, memprotes keputusan juri dalam Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar tingkat provinsi.
- Anggota MPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan permohonan maaf atas polemik lomba tersebut kepada Josepha pada Selasa siang.
- MPR RI mengundang Josepha ke Jakarta dan menawarkan beasiswa S1 ke Tiongkok beserta ikatan kerja setelah lulus.
SuaraKalbar.id - Nama Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak yang viral usai berani memprotes keputusan juri dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat, kini kembali menjadi sorotan publik.
Di tengah polemik yang ramai diperbincangkan di media sosial, Josepha justru mendapat apresiasi langsung dari anggota MPR RI, Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H. atau MRK.
Melalui pernyataan yang disampaikan MRK, ia mengaku telah menghubungi langsung Josepha pada Selasa siang. Dalam percakapan tersebut, MRK menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang terjadi dalam ajang LCC 4 Pilar Kalbar yang sempat viral.
“Saya tadi siang sudah menelpon Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak, almamater saya, yang ikut Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” tulis MRK.
Tak hanya meminta maaf, Josepha juga disebut diundang untuk datang ke Jakarta oleh MPR RI sebagai bentuk perhatian terhadap polemik yang terjadi.
Namun yang paling menyita perhatian publik adalah tawaran beasiswa yang diberikan kepada Josepha. MRK mengaku menawarkan beasiswa S1 ke Tiongkok lengkap dengan ikatan kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
“Sebagai bentuk apresiasi, saya juga menawarkan kepada Josepha beasiswa S1 ke Tiongkok dan mendapatkan ikatan kerja setelah selesai kuliah di sana,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut langsung mendapat respons luas dari warganet. Banyak yang menilai Josepha layak mendapatkan apresiasi karena dianggap berani menyuarakan apa yang diyakininya benar saat kompetisi berlangsung.
Sosok Josepha sebelumnya viral setelah video perdebatan dalam final LCC 4 Pilar Kalbar menyebar luas di media sosial. Dalam video tersebut, peserta dari SMA Negeri 1 Pontianak memprotes penilaian dewan juri terkait jawaban soal mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Baca Juga: Fakta Indri Wahyuni dan Dyastasita WB, Dua Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Ramai Disorot Publik
Polemik semakin membesar setelah publik menilai terdapat perbedaan penilaian terhadap jawaban peserta. Nama para juri bahkan ikut menjadi sorotan dan ramai dicari warganet.
Di tengah derasnya perhatian publik, Josepha justru mendapat banyak dukungan karena dinilai berani mempertahankan pendapatnya secara terbuka di hadapan dewan juri dan penonton.
“Josepha adalah contoh anak didik kita yang berani menyuarakan dan mempertahankan kebenaran, kita harus mendukungnya,” tulis MRK.
Kini, kisah Josepha tidak lagi hanya soal polemik lomba. Dari sebuah momen yang viral di media sosial, siswi SMA Negeri 1 Pontianak itu justru mendapat peluang besar untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Indri Wahyuni dan Dyastasita WB, Dua Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Ramai Disorot Publik
-
Jawaban Mirip, Nilai Berbeda: 7 Fakta Polemik LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang Kini Viral
-
Siapa Josepha Alexandra? Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral usai Polemik LCC 4 Pilar
-
'Artikulasi' Kini Jadi Kata Paling Viral di Kalbar, Begini Awal Polemik LCC 4 Pilar Meledak
-
Dilaporkan ke MKD karena Dianggap Membela Ferdy Sambo, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo: Suruh Mereka Belajar Hukum
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud