- Peserta LCC 4 Pilar tingkat provinsi di Kalimantan Barat memprotes ketidakadilan penilaian dewan juri terkait mekanisme BPK.
- Video perdebatan tersebut viral di media sosial sehingga memicu sorotan nasional serta kecaman publik terhadap juri.
- Anggota MPR RI memberikan apresiasi berupa beasiswa kepada peserta atas keberaniannya menyuarakan ketidakadilan dalam kompetisi tersebut.
Nama Josepha bahkan sempat menjadi salah satu topik yang ramai dicari publik di mesin pencarian Google.
Di tengah polemik yang terus membesar, publik mulai ramai mencari identitas para dewan juri yang memimpin jalannya final LCC 4 Pilar Kalbar.
Nama Indri Wahyuni dan Dyastasita WB menjadi dua sosok yang paling banyak diperbincangkan warganet.
Indri Wahyuni diketahui menjabat sebagai Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.
Sementara Dyastasita WB ikut menjadi sorotan karena namanya muncul dalam berbagai potongan video dan perdebatan yang viral di media sosial.
Pencarian terhadap profil kedua juri tersebut terus meningkat seiring ramainya pembahasan polemik LCC 4 Pilar Kalbar.
Polemik yang terus viral akhirnya mendapat perhatian DPRD Kalimantan Barat. Wakil Ketua Komisi V DPRD Kalbar, Yuliani, menyayangkan kejadian yang dinilai mencederai semangat kompetisi pelajar.
“Saya sangat menyayangkan ada kejadian seperti ini. Jadi untuk ke depan, dewan juri harus teliti dan dewan juri jangan sewenang-wenang juga. Seperti ini kan akhirnya mengecewakan banyak masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (12/05/2026).
Pernyataan tersebut semakin memperbesar perhatian publik terhadap kasus LCC 4 Pilar Kalbar.
Baca Juga: Tubuh Menguning dan Tak Bisa Buang Urine, Satu Kasus Hantavirus Ditemukan di Kalbar
Banyak warganet menilai polemik ini sudah berkembang bukan sekadar persoalan lomba, tetapi juga menyangkut rasa keadilan dalam kompetisi pendidikan.
Di tengah polemik yang terus berkembang, anggota MPR RI Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H. atau MRK ikut turun tangan.
MRK mengaku telah menghubungi langsung Josepha Alexandra untuk menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dalam pelaksanaan final LCC 4 Pilar Kalbar.
“Saya tadi siang sudah menelpon Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak, almamater saya, yang ikut Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat,” tulisnya.
Tak hanya itu, Josepha juga diundang untuk datang ke Jakarta oleh MPR RI.
Josepha Ditawari Beasiswa S1 ke Tiongkok
Tag
Berita Terkait
-
Tubuh Menguning dan Tak Bisa Buang Urine, Satu Kasus Hantavirus Ditemukan di Kalbar
-
Setelah Heboh Protes Josepha, DPRD Kalbar Kini Sentil Sikap Juri LCC 4 Pilar MPR RI
-
Josepha Alexandra, Siswi Viral yang Protes Juri LCC Kalbar Kini Ditawari Beasiswa ke Tiongkok
-
Fakta Indri Wahyuni dan Dyastasita WB, Dua Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Ramai Disorot Publik
-
Jawaban Mirip, Nilai Berbeda: 7 Fakta Polemik LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang Kini Viral
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara