Tasmalinda
Senin, 25 Mei 2026 | 17:11 WIB
ilustrasi kantung darah.
Baca 10 detik
  • Oknum tidak bertanggung jawab melakukan penipuan berkedok bantuan donor darah terhadap keluarga pasien yang panik di rumah sakit.
  • Pelaku memanfaatkan media sosial untuk meminta sejumlah uang dengan dalih biaya transportasi dan administrasi kepada keluarga korban.
  • Masyarakat diimbau mencari bantuan donor darah melalui jalur resmi seperti PMI dan rumah sakit guna menghindari tindak penipuan.

“Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi awal munculnya kejahatan seperti pemerasan dan penipuan. Jadi masyarakat harus berhati-hati,” katanya.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap mengutamakan jalur resmi seperti PMI, rumah sakit, komunitas donor darah terpercaya, maupun lembaga kesehatan yang memiliki pendataan jelas terhadap pendonor.

Warga juga diminta tidak mudah mentransfer uang kepada pihak yang tidak dikenal hanya karena mengaku dapat membantu menyediakan donor darah.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana situasi darurat kesehatan kini tidak hanya menghadirkan persoalan medis, tetapi juga membuka celah munculnya modus penipuan baru di tengah masyarakat.

Load More