- Umat Islam mempersiapkan hewan kurban menjelang Idul Adha sebagai bentuk ibadah ketaatan kepada Allah SWT.
- Pelafalan niat kurban dilakukan secara khusus saat menyerahkan hewan atau ketika proses penyembelihan berlangsung.
- Umat Muslim dianjurkan membaca doa saat menyembelih hewan sebagai bentuk rasa syukur dan penghambaan diri.
SuaraKalbar.id - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak umat Islam mulai mempersiapkan hewan kurban untuk disembelih sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT.
Selain memilih hewan terbaik, satu hal yang juga penting diketahui yakni bacaan niat kurban untuk diri sendiri maupun keluarga.
Niat menjadi bagian utama dalam ibadah kurban karena menentukan tujuan ibadah yang dilakukan semata-mata karena Allah SWT.
Tak heran bila bacaan niat kurban selalu ramai dicari menjelang hari penyembelihan hewan kurban.
Niat Kurban untuk Diri Sendiri
Arab:
نَوَيْتُ الْأُضْحِيَّةَ عَنْ نَفْسِي لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitul udhhiyyata ‘an nafsi lillaahi ta’aalaa.
Baca Juga: Kalbar Siap Kirim 2.519 Jemaah Haji Tahun Ini, Berikut 10 Doa Mustajab di Tanah Suci
Arti:
“Aku niat berkurban untuk diriku sendiri karena Allah Ta’ala.”
Niat Kurban untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Arab:
نَوَيْتُ الْأُضْحِيَّةَ عَنِّي وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِي لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitul udhhiyyata ‘anni wa ‘an ahli baiti lillaahi ta’aalaa.
Arti:
“Aku niat berkurban untuk diriku dan keluargaku karena Allah Ta’ala.”
Bacaan niat tersebut dapat dilafalkan saat menyerahkan hewan kurban ataupun ketika proses penyembelihan dilakukan.
Doa Saat Menyembelih Hewan Kurban
Selain niat, umat Islam juga dianjurkan membaca doa ketika menyembelih hewan kurban.
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ
Latin:
Bismillaahi Allahu Akbar, Allahumma haadzaa minka wa laka.
Arti:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu.”
Doa tersebut menjadi bentuk penghambaan sekaligus rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.
Keutamaan Berkurban
Ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga mengandung makna keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.
Daging kurban nantinya dibagikan kepada masyarakat, kerabat, hingga warga yang membutuhkan.
Karena itu, Idul Adha selalu menjadi momen berbagi dan mempererat hubungan antarsesama.
Bagi umat Muslim yang mampu, berkurban menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena memiliki pahala besar dan meneladani kisah Nabi Ibrahim AS.
Tag
Berita Terkait
-
Lafadz Takbiran Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Bisa Dibaca Mulai Malam Ini
-
Kalbar Siap Kirim 2.519 Jemaah Haji Tahun Ini, Berikut 10 Doa Mustajab di Tanah Suci
-
Buka Puasa Kubu Raya 5 Maret 2025: Jadwal, Doa, dan Hukum Puasa Ramadan
-
Buka Puasa Jam Berapa di Pontianak? Cek Jadwal & Doa Berbuka di Sini!
-
Tri Natali Urada, Sosok Pembaca Doa Umat Berbahasa Dayak dalam Misa Akbar di GBK Bersama Paus Fransiskus
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei