- Rencana konferensi sawit IPOSC 2026 di Kubu Raya menuai kritik keras karena dinilai tidak berempati pada korban kebakaran hutan.
- Tokoh publik Ferry Irwandi secara terbuka mendesak pembatalan acara tersebut melalui media sosial akibat parahnya dampak kabut asap warga.
- Hingga kini belum ada keterangan resmi pembatalan acara yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 23 September 2026 tersebut.
Unggahan tersebut kemudian memancing perhatian warganet dan kembali membuka perdebatan mengenai penyelenggaraan kegiatan yang berkaitan dengan industri sawit di tengah persoalan karhutla.
Bagi pihak yang mengkritik, persoalannya bukan hanya mengenai substansi acara, tetapi juga mengenai empati terhadap situasi yang sedang dihadapi masyarakat.
Karhutla dan kabut asap selama ini menjadi persoalan berulang di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Sumatera dan Kalimantan. Dampaknya tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memicu persoalan kesehatan akibat memburuknya kualitas udara.
Karena itu, muncul pertanyaan apakah penyelenggaraan IPOSC 2026 tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal atau justru akan dievaluasi setelah munculnya kritik dan desakan pembatalan.
Kekinian informasi mengenai IPOSC 2026 masih mencantumkan jadwal pelaksanaan pada 22-23 September 2026 di Kubu Raya. Belum ada keterangan resmi mengenai perubahan atau pembatalan kegiatan.
Publik Menunggu Sikap Penyelenggara
Sorotan terhadap IPOSC 2026 kini tidak hanya berkaitan dengan sebuah konferensi dan pameran sawit. Kritik yang muncul berkembang menjadi pertanyaan lebih besar mengenai sensitivitas penyelenggaraan sebuah event di tengah persoalan lingkungan yang masih berlangsung.
Publik kini menunggu respons penyelenggara terkait kritik dan desakan agar acara tersebut dibatalkan.
Apakah IPOSC 2026 tetap digelar sesuai jadwal, atau penyelenggara akan mempertimbangkan kembali pelaksanaannya di tengah sorotan terhadap kondisi karhutla, menjadi perkembangan yang masih dinantikan.
Baca Juga: Posko Solidaritas Rakyat Borneo Salurkan 8.260 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla
Tag
Berita Terkait
-
Posko Solidaritas Rakyat Borneo Salurkan 8.260 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Prabowo Datang ke Titik Karhutla Kubu Raya, Minta Pemadaman Dipercepat
-
Duh! Asap Karhutla Ketapang Mengancam Pontianak hingga Negara Tetangga
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara