- Leonardo DiCaprio menyoroti kebakaran hutan seluas 800.000 hektare di Borneo dan Sumatera yang berdampak buruk pada habitat orangutan.
- Kelompok Re:wild mencatat sebanyak 23 orangutan di Kalimantan Barat berhasil diselamatkan setelah terusir oleh kebakaran hutan tersebut.
- Kebakaran hutan dan lahan gambut juga menyebabkan sekitar 5,5 juta manusia terpapar asap serta memperburuk krisis iklim global.
SuaraKalbar.id - Sorotan Leonardo DiCaprio terhadap kebakaran hutan di Borneo dan Sumatera membuka kembali persoalan yang lebih besar dari sekadar luas hutan yang terbakar. Di balik angka lebih dari 800.000 hektare hutan yang terbakar hingga September, kebakaran juga mulai menggerus ruang hidup satwa yang bergantung pada hutan, terutama orangutan Kalimantan.
Analisis yang dikutip kelompok spesialis primata International Union for Conservation of Nature (IUCN) menunjukkan sekitar 52 persen habitat yang dihuni populasi orangutan Kalimantan kini terdampak kebakaran. Kondisi tersebut membuat satwa yang sudah berstatus Critically Endangered itu semakin terdesak.
Angka tersebut memberi konteks baru terhadap unggahan DiCaprio yang menyebut lebih dari 2 juta acre atau sekitar 800.000 hektare hutan telah terbakar di Borneo dan Sumatera.
Bagi orangutan, hutan bukan sekadar bentang alam. Pepohonan menjadi tempat mencari makanan, berlindung dan bergerak. Ketika kawasan tersebut terbakar atau terfragmentasi, orangutan kehilangan ruang untuk bertahan hidup.
Re:wild menyebut kebakaran telah terjadi di wilayah yang menjadi habitat lebih dari separuh populasi orangutan Kalimantan yang tersisa. Kebakaran juga mengancam kawasan penting bagi owa berjanggut putih Kalimantan.
Kondisinya semakin sulit ketika api bergerak mendekati kawasan hutan yang masih tersisa.
Orangutan yang biasanya hidup di pepohonan dapat terdorong keluar dari habitatnya untuk mencari tempat yang lebih aman. Sebagian masuk ke perkebunan atau kawasan yang berdekatan dengan permukiman.
Dalam beberapa kasus, satwa harus dievakuasi karena habitat asalnya sudah tidak lagi aman.
23 orangutan sudah diselamatkan di Kalimantan Barat
Baca Juga: Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum
Re:wild mencatat sedikitnya 23 orangutan yang terdampak atau terusir oleh kebakaran telah diselamatkan di Kalimantan Barat. Namun, penyelamatan tidak selalu berakhir dengan selamat.
Satu orangutan dewasa yang ditemukan dalam kondisi sangat lemah dan mengalami kesulitan bernapas di sebuah perkebunan kelapa sawit dilaporkan meninggal akibat paparan asap meski telah mendapat pertolongan darurat.
Kisah tersebut menunjukkan bahwa asap bukan hanya persoalan yang dirasakan manusia. Satwa yang hidup di sekitar kawasan terbakar juga menghadapi paparan asap, panas dan hilangnya sumber makanan secara bersamaan.
Sebelumnya, Reuters juga melaporkan penyelamatan seekor orangutan di Kalimantan Barat yang mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar asap tebal. Satwa tersebut ditemukan dalam kondisi lemah dan kemudian mendapat perawatan, termasuk bantuan oksigen.
Owa berjanggut putih punya pilihan lebih sedikit
Ancaman tidak berhenti pada orangutan. Re:wild juga menyoroti owa berjanggut putih Kalimantan, satwa yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di pepohonan.
Tag
Berita Terkait
-
Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
Posko Solidaritas Rakyat Borneo Salurkan 8.260 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?
-
Karhutla Belum Usai, Warga Kubu Raya Andalkan Hujan hingga Beli Air untuk Minum
-
Bawa Sport Tourism Indonesia Mendunia, BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
-
DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda