Kalbar

Gempar! Warga Singkawang Temukan Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik

Kabar penemuan mayat bayi perempuan ini beredar luas di media sosial.

Rizki Nurmansyah

Warganet mendokumentasikan penemuan sosok bayi perempuan di Pantai Pasir Panjang, Pak Lotay, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat. [Facebook]
Warganet mendokumentasikan penemuan sosok bayi perempuan di Pantai Pasir Panjang, Pak Lotay, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat. [Facebook]

SuaraKalbar.id - Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di Pantai Pasir Panjang, Senin (20/7/2020). Kejadian ini menggemparkan warga Pak Lotay, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat (Kalbar).

Bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan oleh orang tuanya. Tampak, ari-ari bayi masih menempel di tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Tri Prasetiyo, membenarkan penemuan mayat bayi yang dilaporkan warga.

Polisi langsung bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sesampainya di sana, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan kepada warga yang pertama menemukan bayi malang itu.

"Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami langsung menuju ke lokasi tempat wisata Pasir Panjang. Setelah di sana, kami memeriksa warga yang pertama kali menemukan bayi ini," ujar Tri Prasetiyo saat dihubungi SuaraKalbar.id, Senin (20/07/2020).

Tri menyebut, jenazah bayi yang ditemukan di bibir pantai itu diperkirakan baru saja meninggal tidak kurang dari 24 jam.

Polisi masih mendalami motif dan orang tua yang tega membuang anaknya di objek wisata kota Singkawang tersebut.

"Kita masih dalami. Jika dilihat dari tanda-tanda kematiannya tidak kurang dari 24 jam. Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkap Tri.

Kabar penemuan mayat bayi perempuan ini beredar luas di media sosial.

Tak hanya foto, warga yang mengetahui langsung mendokumentasikan juga dalam bentuk video.

Tampak bayi mungil itu masih terbungkus dalam kantong plastik hitam yang ditutupi daun-daunan di pinggir pantai. [Kontributor : Eko Susanto]

Berita Terkait

Berita Terkini