Luka saat Ledakan di Beirut Lebanon, WNI Inisial NNE Dirawat di Rumah Sakit

Teuku Faizasyah mengungkapkan ada seorang pekerja migran Indonesia yang mengalami luka namun kondisinya sudah membaik.

Pebriansyah Ariefana | Stephanus Aranditio
Rabu, 05 Agustus 2020 | 09:25 WIB
Luka saat Ledakan di Beirut Lebanon, WNI Inisial NNE Dirawat di Rumah Sakit
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

SuaraKalbar.id - Suara.com - Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Hajriyanto Y. Thohari melaporkan ada seorang Warga Negara Indonesia yang tengah menjalani karantina di rumah sakit Rafik Hariri University saat terjadi peristiwa ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) kemarin.

Hajriyanto memastikan kondisi seorang WNI yang dikarantina di RS dekat titik ledakan itu saat ini terkonfirmasi aman dan sudah terpantau tim dari KBRI Beirut.

"1 (seorang) WNI yang sedang di karantina di RS Rafiq Hariri, Beirut, yang tidak jauh dari lokasi ledakan, juga sudah terkonfirmasi aman," kata Hajriyanto dalam keterangannya, Rabu (5/8/2020).

Sementara Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah mengungkapkan ada seorang pekerja migran Indonesia yang mengalami luka, kini kondisi sudah stabil dan sudah kembali ke tempat tinggalnya.

Baca Juga:Identitas WNI yang Kena Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon

"Ada 1 WNI yang mengalami luka-luka (inisial NNE). Staf KBRI sudah berkomunikasi melalui video call dengan yang bersangkutan. Kondisinya stabil, bisa bicara dan berjalan. sudah diobati oleh dokter RS dan sudah kembali ke apartmennya di Beirut," kata Teuku kepada Suara.com, Rabu (5/8/2020).

Dalam catatan KBRI Beirut, terdapat 1.447 WNI, 1.234 diantaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

"Berdasarkan pengecekan terakhir seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat," ucapnya.

Sementara, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat korban tewas akibat ledakan dahsyat di Beirut telah mencapai 78 dengan 4.000 orang terluka.

Jumlah ini diperkirakan akan naik terus sepanjang hari, dan dengan korban luka-luka masih hilir-mudik ke rumah sakit. Pencarian orang hilang pun masih terus dilakukan.

Baca Juga:DUAAR!! WNI Kena Ledakan Dahsyat Beirut Lebanon

Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan temuan sementara ledakan disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang ditimbun selama enam tahun di gudang pelabuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini