- Tren skincare “old money” kini populer karena mengutamakan efektivitas bahan aktif dibandingkan kemewahan kemasan produk yang mahal.
- Banyak brand lokal Indonesia menyediakan produk terjangkau yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan kulit tropis secara efektif.
- Konsumen kini lebih memilih perawatan kulit konsisten menggunakan produk berkualitas tinggi dengan harga yang sangat ekonomis.
SuaraKalbar.id - Di tengah tren gaya hidup “old money” yang identik dengan kesan tenang, bersih, dan elegan tanpa berlebihan, dunia skincare ikut bergerak ke arah yang sama. Bukan lagi soal kemasan mewah atau harga jutaan, melainkan kualitas bahan aktif dan hasil yang terlihat alami.
Menariknya, sejumlah produk lokal dengan harga mulai Rp50 ribuan kini mulai dilirik karena dianggap mampu memberikan hasil yang tak kalah dari brand premium. Di media sosial, istilah “quiet luxury skincare” bahkan makin sering dikaitkan dengan produk-produk sederhana yang bekerja efektif tanpa gimmick.
Fenomena ini bukan tanpa alasan. Banyak brand lokal mulai fokus pada kandungan inti yang sudah terbukti secara ilmiah, seperti Niacinamide untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit, Hyaluronic acid untuk menjaga kelembapan, Centella asiatica untuk menenangkan kulit sensitif
Dengan formulasi yang semakin matang, produk-produk ini mampu memberikan hasil yang konsisten, tanpa harus dibanderol mahal.
Baca Juga:Cuma Modal Tanaman Dapur, 7 Manfaat Aloe Vera Pontianak yang Bikin Wajah Cerah Tanpa Skincare Mahal
Filosofi “Old Money” dalam Skincare
Istilah “old money” dalam konteks kecantikan merujuk pada pendekatan yang lebih minimalis, terukur, dan tidak mencolok. Kulit yang sehat, lembap, dan glowing alami justru dianggap lebih “mahal” dibanding tampilan yang terlalu dipoles.
Karena itu, produk dengan harga terjangkau justru bisa masuk ke kategori ini—selama tidak merusak skin barrier
memberikan hasil jangka panjang, dan digunakan secara konsisten
Dalam beberapa tahun terakhir, brand lokal Indonesia menunjukkan perkembangan pesat. Selain harga yang lebih ramah, mereka juga lebih memahami kondisi kulit tropis, cepat beradaptasi dengan tren global dan transparan soal kandungan.
Tak heran jika kini banyak pengguna mulai beralih, bahkan meninggalkan brand luar negeri yang harganya jauh lebih tinggi.
Baca Juga:Pilihan Krim Cukur Terbaik untuk Kulit Normal dan Sensitif agar Bebas Iritasi
Perubahan ini juga didorong oleh kesadaran bahwa harga mahal tidak selalu menjamin kecocokan. Banyak pengguna justru menemukan hasil lebih baik dari produk yang lebih sederhana.
Kulit yang sehat, menurut para ahli, dibangun dari rutinitas yang konsisten—bukan dari satu produk mahal saja.
Tren skincare “old money” pada akhirnya mengarah pada satu hal: kembali ke esensi. Bukan tentang seberapa mahal produk yang digunakan, tetapi seberapa tepat dan konsisten perawatannya.
Dan kini, dengan banyaknya pilihan produk lokal berkualitas di kisaran Rp50 ribuan, merawat kulit dengan standar “mewah” bukan lagi sesuatu yang harus mahal.