Belajar Pandemi COVID-19 dari Wabah Kusta Mematikan di Zaman Nabi Muhammad

Ada konspirasi COVID-19.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:20 WIB
Belajar Pandemi COVID-19 dari Wabah Kusta Mematikan di Zaman Nabi Muhammad
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (Antara)

SuaraKalbar.id - Konspirasi COVID-19 atau virus corona berseliweran di publik sejak munculnya virus corona di Cina. Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menolak anggapan virus corona adalah konspirasi.

Terlebih konspirasi yang mengatakan bahwa tidak ada virus corona.

"Kita tidak bisa mengingkari bahwa ada virus itu Al Quran. Jika kita sebut tidak ada, itu pembodohan masyarakat," kata Nasaruddin dalam jumpa pers daring bersama Satgas COVID-19 di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Ia juga menolak adanya pandangan keagamaan pasrah terhadap pandemi COVID-19, sehingga tidak melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan akan penularan virus corona jenis baru tersebut.

Baca Juga:Alasan Hindari Corona, Rapat DPRD DKI di Puncak Dihadiri 1.000 Orang

Ilustrasi - Virus Corona (COVID-1(0. (Dok Antara)
Ilustrasi - Virus Corona (COVID-1(0. (Dok Antara)

"Penyakit itu memang dari Allah, tetapi kita diminta ikhtiar untuk mengobati. Setiap penyakit ada obatnya," kata dia.

Mantan wakil Menteri Agama itu mengatakan dengan adanya COVID-19 umat tidak boleh hanya berdiam diri. Tetapi harus berjuang untuk mengalahkan wabah tersebut.

Dalam sejarah peradaban umat manusia, kata dia, kerap ada wabah yang melanda terutama dari virus.

Di masa Nabi Muhammad SAW, terjadi penularan penyakit kusta atau lepra yang dapat mematikan.

Tanda tanda kusta [shutterstock]
Tanda tanda kusta [shutterstock]

Atas hal itu, lanjut dia, Rasulullah SAW berpesan kepada umat Islam untuk menjaga jarak dengan para pengidap kusta.

Baca Juga:Selain Wanita, Lansia dan Pasien Asma Juga Berisiko Alami Long Covid-19

Akan tetapi, Nabi Muhammad tidak mengucilkan penderita tersebut, bahkan mengajak pengidap kusta tersebut makan bersama begitu ada obat yang meringankan penyakit tersebut.

Nasaruddin mengatakan Nabi Muhammad SAW di masa hidupnya juga mengajak umat Islam untuk melakukan karantina wilayah begitu ada wabah di suatu kawasan.

Sementara bagi penduduk di suatu wilayah yang terkena wabah tidak diperbolehkan untuk keluar dari area itu guna menekan angka penularan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini