"Perencanaannya itu kitalah lebih duluan daripada daerah lain. Tapi intinya Kalbar itu perbatasannya 972 km, nah kalau dengan 5 PLBN yang 3 sudah beroperasi dan yang 2 sedang dibangun, nanti kalau pemekaran kan jadinya Kapuas Raya 3 PLBN dan Kalbar jadi 2 PLBN," sambungnya lagi.
Sutarmidji juga memastikan pemekaran Kapuas Raya itu nantinya tidak akan gagal.
Ia terus melakukan segala upaya agar provinsi Kapuas Raya tersebut dapat dimekarkan.
"Intinya memperjuangkan Kapuas Raya ini terus saya lakukan,d an ingat ini bukan berbaur politik ya, ini saya serius tetap kita perjuangkan," pungkasnya.
Baca Juga:Kemenko Polhukam Prioritaskan Usulan Pemekaran Kapuas Raya
Pada akhir 2019 lalu, Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalbar, Cornelis juga pernah bertemu langsung dengan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji guna membahas pembangunan daerah. Salah satu pembahasan itu yakni tentang pemekaran Provinsi Kapuas Raya.
Pemekaran itu bakal meliputi wilayah timur Kalbar yaitu Kabupaten Sintang, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sekadau, dan Kabupaten Kapuas Hulu.
Isu pemekaran Kapuas Raya memang jadi jualan Sutarmidji ketika berkampanye saat mencalonkan diri sebagai Gubernur Pada 2018 lalu.
Di waktu itu, lawan politiknya Karolin Margret Natasa yang merupakan anak dari Cornelis ini, juga menyebut pemekaran sudah ada sejak 2012, ketika ayahnya masih menjabat sebagai Gubernur Kalbar Selama 2 Periode.
Kontributor : Eko Susanto
Baca Juga:Gubernur Sutarmidji Minta Semua Sekolah di Kalbar Kembali Ditutup!