5 Makanan yang Bisa Memperburuk Gangguan Kecemasan

Melindungi usus sangat penting dalam hal mengelola stres dan kecemasan melalui makanan.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Kamis, 26 November 2020 | 15:55 WIB
5 Makanan yang Bisa Memperburuk Gangguan Kecemasan
Menolak makan junk food. (Shutterstock)

SuaraKalbar.id - Gangguan kecemasan dapat terkait dengan masalah usus di mana selanjutnya dapat menyebabkan mual, muntah, dan lain sebagainya.

“Usus dan otak kita juga terhubung, itulah sebabnya kapan pun Anda merasa cemas, Anda juga mengalami gejala fisik seperti diare, mual, muntah, napas berat, detak jantung meningkat, dll.” kata Anagha Desa, seorang ahli gizi pada Healthshots.

Hubungan antara usus dan gangguan kecemasan juga terkait dengan hormon seroronin atau rasa bahagia. Faktanya 90 persen serotonin diproduksi di usus.

Oleh karena itu, melindungi usus sangat penting dalam hal mengelola stres dan kecemasan melalui makanan. Melansir dari Healthshots, berikut makanan yang dapat memengaruhi usus dan bisa memperburuk gangguan kecemasan, antara lain:

Baca Juga:Tak Perlu Ragu Makan Buah Kering, Bermanfaat untuk Kesehatan!

1. Gula

Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh. Gula dapat melemahkan kemampuan tubuh kita untuk merespons stres.

“Terlalu banyak gula dapat mengurangi bakteri sehat atau baik di usus dan menciptakan ketidakseimbangan. Ini meningkatkan peradangan di tubuh Anda dan dapat memperburuk kecemasan," katanya.

2. Produk Susu

Produk susu mamalia seperti sapi dan kambing termasuk keju, keju cottage, yoghurt, kefir, mentega, dan es krim mengandung lemak jenuh. Kandungan ini dapat memperburuk peradangan yang ada di tubuh.

Baca Juga:5 Manfaat Pisang, Baik untuk Sistem Pencernaan Tubuh

Peradangan akut pada usus bisa memperburuk kecemasan.

“Saat ini produk susu juga dipenuhi dengan banyak hormon, hormon pertumbuhan, dan antibiotik. Ketika mereka memasuki tubuh maka mereka dapat menciptakan ketidakharmonisan hormonal” kata Desai.

3. Alkohol

Tingkat serotonin dan neurotransmiter lain bisa berubah karena alkohol, sehingga membuat kecemasan semakin parah.

"Alkohol mungkin terlihat seperti menenangkan saraf Anda, tetapi dapat berdampak negatif pada tidur dan hidrasi Anda. Dan begitu alkohol menghilang, Anda mungkin merasa lebih cemas dari sebelumnya," kata Desai.

4. Kafein

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini