Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Jutaan ikan di Sungai Mempawah mati massal, picu kerugian miliaran rupiah. KADIN desak Pemkab segera investigasi mendalam agar kejadian berulang ini tidak lagi ancam ekonomi warga.

Tasmalinda
Kamis, 11 Juni 2026 | 22:53 WIB
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
jutaan ikan mati di Menpawah, Kalimantan Barat
Baca 10 detik
  • Ribuan hingga jutaan ikan di keramba Sungai Mempawah, Kalimantan Barat, mati massal sejak Rabu, 10 Juni 2026.
  • Kejadian ini menimbulkan kerugian ekonomi miliaran rupiah bagi para pembudidaya ikan yang menggantungkan hidup pada sektor tersebut.
  • KADIN Mempawah mendesak pemerintah daerah melakukan investigasi ilmiah mendalam untuk mengungkap penyebab pasti agar mitigasi segera dilakukan.

SuaraKalbar.id - Kematian massal ikan dalam keramba apung di aliran Sungai Mempawah, Kalimantan Barat, memicu kekhawatiran luas di kalangan pembudidaya dan pelaku usaha perikanan. Ribuan hingga jutaan ekor ikan dilaporkan mati sejak Rabu (10/6/2026), menyebabkan kerugian besar yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Pemandangan yang biasanya dipenuhi aktivitas pembudidaya berubah menjadi hamparan ikan yang mengapung di permukaan sungai. Sebagian ikan terlihat lemas sebelum akhirnya mati, sementara para pemilik keramba hanya bisa menyaksikan hasil budidaya yang selama berbulan-bulan mereka pelihara hilang dalam waktu singkat.

Peristiwa ini mendapat perhatian Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Mempawah. Ketua KADIN Mempawah, M. Husni Thamrien, mendesak Pemerintah Kabupaten Mempawah segera melakukan investigasi menyeluruh untuk menemukan penyebab pasti kematian massal tersebut.

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dianggap sebagai kejadian biasa karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat yang menggantungkan hidup dari budidaya ikan air tawar.

Baca Juga:Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

"Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui dinas terkait mesti segera turun tangan. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut. Temukan akar masalahnya agar ke depan dapat dilakukan langkah mitigasi yang tepat," ujarnya.

Bukan Kejadian Pertama

Yang membuat kasus ini semakin serius adalah fakta bahwa kematian massal ikan di Sungai Mempawah disebut bukan pertama kali terjadi.

Husni Thamrien mengungkapkan fenomena serupa pernah terjadi beberapa kali sebelumnya. Namun hingga kini belum ada penjelasan komprehensif yang mampu menjawab secara pasti penyebab utama kejadian tersebut.

Akibatnya, para pembudidaya terus hidup dalam ketidakpastian. Mereka harus menghadapi risiko kerugian besar setiap kali fenomena serupa kembali muncul.

Baca Juga:7 Daya Tarik Hutan Mangrove Mempawah: Wisata Edukasi Murah, Cocok untuk Liburan Keluarga

Hingga saat ini penyebab pasti kematian massal ikan di Sungai Mempawah masih belum diumumkan.

Dalam berbagai kasus kematian ikan keramba yang pernah terjadi di Indonesia, penyebabnya sering berkaitan dengan penurunan kadar oksigen terlarut dalam air, perubahan kualitas air secara mendadak, fenomena upwelling (umbalan), hingga perubahan cuaca ekstrem yang memengaruhi kondisi perairan.

Karena itu KADIN Mempawah meminta pemerintah daerah tidak hanya melakukan pemeriksaan lapangan biasa, tetapi juga melibatkan penelitian ilmiah yang lebih mendalam, termasuk kemungkinan meminta dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Bagi masyarakat Mempawah, budidaya ikan keramba bukan sekadar usaha sampingan. Sektor ini telah menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal yang menyerap banyak tenaga kerja dan menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak keluarga. Karena itu, kematian massal ikan bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan ekonomi dan sosial.

Jika penyebabnya tidak segera diketahui dan dicegah, para pembudidaya berisiko menghadapi kerugian berulang yang dapat mengancam keberlangsungan usaha mereka. Saat ini perhatian masyarakat tertuju pada langkah pemerintah daerah dalam mengungkap penyebab kematian massal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak