facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Unggul Versi Quick Count, Satono-Rofi Klaim Menang Pilkada Sambas

Husna Rahmayunita Kamis, 10 Desember 2020 | 09:57 WIB

Unggul Versi Quick Count, Satono-Rofi Klaim Menang Pilkada Sambas
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sambas Satono-Fahrur Rofi saat debat publik. (Antara/Dedi)

Keduanya mengungguli petahan.

SuaraKalbar.id - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Satono-Fahrur Rofi klaim menangi Pilkada Sambas 2020.

Pasangan nomor urut 02 tersebut menyampaikan kemenangan yang diraih berdasarkan hitungan cepat atau quick count dari berbagai sumber.

Hasil perolehan suara sementara, Satono menyebut dirinya dan Fahrut Rofi mendapat suara 31 persen, melampaui petahana di Pilkada Sambas, Kalimantan Barat.

"Alhamdulillah berdasarkan data yang ada dari berbagai sumber kami paslon nomor 2 meraih suara terbanyak yakni 70 ribuan suara dari suara yang sudah masuk sebanyak 220 ribuan atau 31 persen. Kami tertinggi dan bahkan di atas perolehan suara petahana yang berada di urutan ketiga," ujar Satono dalam jumpa pres yang disiarkan secara langsung di facebook KIM Pojok Kata, Rabu (9/12/200)

Baca Juga: Pilkada Tangsel, Tim Muhamad-Saras: Sampai Hari Ini Kami Masih Yakin Menang

Satono menuturkan kemenangan yang ada karena suara rakyat. Selama kampanye 72 hari siang dan malam dan hingga saat ini ia mengajak siapa pun untuk bersatu kembali.

"Ini kemenangan bersama dan mengajak seluruh lapisan masyarakat selesai pilkada untuk bersatu kembali untuk lebih bam," sambungnya.

Ia mengucapkan terima kasih setinggi-setingginya kepada semua lapisan masyarakat Sambas yang bersusah payah namun tetap satu menyukseskan Pilkada 2020 hingga aman dan lancar.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Tim sukses, koalisi yakni dari PAN dan Gerinda atas kerja keras dan dukungan yang ada," kata dia.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat terutama tim dan lainnya mengawal proses atau perhitungan yang ada hingga tahapan pleno KPU.

Baca Juga: Hitung Cepat Pilkada Samarinda, Persaingan Antarpaslon Cukup Ketat

"Proses ini belum selesai mari kita kawal sampai pleno KPU," katanya mengajak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait