alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gus Sahal Sebut Ustaz Khalid Basalamah dan Felix Siauw Merongrong Indonesia

Husna Rahmayunita Jum'at, 28 Mei 2021 | 11:24 WIB

Gus Sahal Sebut Ustaz Khalid Basalamah dan Felix Siauw Merongrong Indonesia
Akhmad Sahal atau Gus Sahal dalam Video YouTube Cokro TV (YouTube/CokroTV).

Gus Sahal menentang klaim kedua ustaz tersebut.

SuaraKalbar.id - Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Akhmad Sahal atau Gus Sahal menyindir Ustaz Khalid Basalamah dan Ustaz Feliz Siauw.

Ia menyoroti ucapan Ustaz Khalid Basalamah tolak lagu Indonesia Raya dan Feliz Siauw terkait pernyataan membela nasionalisme.

Gus Sahal menentang klaim kedua ustaz tersebut lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Senin (27/5/2021).

"Khalid Basalamah bilang ga usah menyanyikan Indonesia Raya. Felix Siauw bilang gak usah bela Indonesia karena menurut dia, nasionalisme gak ada dalilnya," cuit Gus Sahal.

Baca Juga: Kritik UAS Soal Gus Miftah Masuk Gereja, Gus Sahal: Ini Kemunduran

Pengurus Cabang Istimewa NU di Amerika Serikat itu lantas memberikan sindiran menohok kepada keduanya.

"Ustad-ustad ini nyari makan di Indonesia, tapi merongrong Indonesia," cuitnya.

Sebelumnya diketahui, beredar video Ustaz Khalid Basalamah tolak nyanyi Indonesia Raya. Video itu, dibagikan oleh pengguna Twitter AhlulQohwah.

Gus Sahal semprot Ustaz Khalid Basalamah dan Felix Siauw. (Twitter/@sahal_AS)
Gus Sahal semprot Ustaz Khalid Basalamah dan Felix Siauw. (Twitter/@sahal_AS)

Awalnya seorang jemaah bertanya kepada Ustaz yang diwajibkan oleh gurunya ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pagi.

Ustaz Khalid Basalamah pun menyarankan agar jemaah membaca surat Al-Falaq dan An-Nas saja.

Baca Juga: Anies Pernah Masuk Gereja, Gus Sahal: Kenapa yang Dikafirkan Gus Miftah Saj

"Tak usah ikut (menyanyikan). Saran saya gak usah ikut (menyanyikan)! Masa dia lihat mulut kita. Tentunya ini bukan berarti kita melawan, tetapi saya membahas saran saya. Saya kan ditanya, kalau saya gak usah ikutlah,” tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait