Asal Usul Kubu Raya, Kabupaten Termuda di Kalimantan Barat hingga Nama Unik

Sejarah Kubu Raya belum banyak diketahui orang.

Husna Rahmayunita
Rabu, 16 Juni 2021 | 15:08 WIB
Asal Usul Kubu Raya, Kabupaten Termuda di Kalimantan Barat hingga Nama Unik
Tugu Ali Anyang di Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat. (YouTube/Vania Aprilio Lumban Gaol)

Akhirnya, Syarif Shalih pun mendapat kehormatan untuk menjadi raja. Saat kedatangan Jepang di Kalimantan Barat, Jepang memberikan tahta raja kepada Syarif Hasan dan baru disahkan pada tahun 1949 saat pemerintahan Indonesia terbentuk. Kerajaan Kubu pada tahun 1958 telah dihapus oleh Pemerintahan Republik Indonesia dan menghilang.

Uniknya, Kabupaten Kubu Raya memiliki beberapa nama unik untuk daerahnya. Ada beberapa nama daerah unik Kubu Raya yang berkaitan dengan buah dan hal-hal mistis, seperti Sungai Durian, Parit Jepang, Parit Keramat, Sungai Asam dan masih banyak lagi lainnya.

Equator Park, salah satu tempat wisata di Kubu Raya, Kalbar. (dok.Suarakalbar.co.id)
Equator Park, salah satu tempat wisata di Kubu Raya, Kalbar. (dok.Suarakalbar.co.id)

Penamaan ini pun dilakukan tidak dengan cara sembarangan. Akan tetapi, memang ada beberapa hal yang melatarbelakanginya.

Misalnya, penamaan Sungai Durian. Konon, dahulu daerah tersebut menjadi penghasil komoditas terbesar se-Kalimantan. Oleh karena itu, disebut sebagai Sungai Durian. Sayangnya, perkembangan industri yang begitu pesat menjadikan tempat ini sudah tidak seperti dahulu. Pohon durian sudah sangat jarang ditemui.

Baca Juga:Sejarah Kesultanan Pontianak: 8 Sultan, Peninggalan dan Penyebab Runtuhnya Kerajaan

Kemudian, ada nama daerah Parit Jepang. Konon, pada masa penjajahan Jepang, tempat tersebut dijadikan tempat pembuangan mayat atau anggota tubuh korban penjajahan Jepang. Bahkan, ada orang yang memancing di sana, sering kali kailnya tersangkut tengkorak manusia.

Selanjutnya, suatu tempat disebut oleh masyarakat sekitar sebagai Parit Keramat. Penamaan ini disebabkan oleh penemuan dua anggota tubuh manusia berukuran raksasa di parit tersebut. Konon, bagian tersebut tersebar di beberapa titik temuan dan saat ini, dikuburkan di Pasar Keramat Indah, Desa Kuala Dua dan di Gang Keramat.

Di tempat ini juga ada kepercayaan bahwa seseorang yang mandi atau minum di Sungai Kapuas, pasti akan kembali lagi ke Kalimantan Barat.

Menurut beberapa sumber, hal ini sering kali dibuktikan oleh para pelancong. Ada banyak pelancong yang kembali lagi ke Kalimantan Barat setelah minum atau mandi menggunakan air Sungai Kapuas. 

Itulah asal usul Kubu Raya, salah satu Kabupaten di Kalimantan Barat.

Baca Juga:Daerah di Kalimantan Ini Kekurangan Guru, Bisa Jadi Peluang!

Kontributor : Sekar Jati

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini