alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dikritik Tak Layak di BUMN, Ahok Justru Dicap Cocok Jadi Presiden RI

Husna Rahmayunita Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:02 WIB

Dikritik Tak Layak di BUMN, Ahok Justru Dicap Cocok Jadi Presiden RI
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram @basukibtp)

Teddy ungkap alasannya.

SuaraKalbar.id - Basuki Tjahaja Purnawa atau Ahok disebut cocok jadi presiden RI, bukan hanya Komisaris Utama (Komut)Pertamina.

Pendapat itu disampaikan oleh mantan Dewak Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi melalui postingan di akun Twitter pribadinya, Kamis (18/6/2021).

Teddy menanggapi artikel terkait eks menteri Rizal Ramli yang menyebut Ahok tidak cocok bertugas di BUMN.

Usut punya usut, Rizal Ramli pernah membongkar karakter Ahok lewat cuitannya. Menurut Rizal, Ahok membelot kepadanya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Tampil Brewokan Makin Macho, 7 Potret Nicholas Sean Anak Ahok

Kala itu, Rizal yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman memegang kendali proyek reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Awalnya, kata dia, Ahok mengaku menerima segala keputusannya terkait proyek itu. Namun akhirnya malah berubah sikap.

Inilah yang kemudian jadi pertimbangan Rizal Ramli. Ia blak-blakan tak setuju Ahok jadi Komut Pertamina.

Cuitan Teddy soal Ahok. (Twitter)
Cuitan Teddy soal Ahok. (Twitter)

Lewat cuitannya pada September 2020, Rizal Ramli menilai Ahok tak cocok menduduki jabatan BUMN karena dianggap tidak memiliki kapasitas dan pengalaman korporasi.

"Udah pernah dinasehati RR kalau Ahok itu tidak cocok duduk di BUMN karena memang tidak punya kemampuan atau pengalaman korporasi. Ditambah banyak kasus hukum," kata Rizal saat itu.

Baca Juga: Rizal Ramli Bocorkan Karakter Ahok, Cocok Jadi Dubes Bukan di BUMN

Rizal Ramli bahkan menyebut Jokowi semestinya menempatkan Ahok jadi Duta Besar (Dubes) atau komisaris perusahaan properti.

Kekinian, klaim Ahok tak cocok jadi Komut Pertamina mengemuka dan disetujui oleh Teddy Gusnaidi.

Teddy menilai Ahok lebih pantas jadi Presiden Indonesia karena ruang lingkupnya lebih besar dibandingkan di Pertamina.

"Kali ini gue setuju dengan Rizal Ramli, Ahok tidak cocok menjadi Komut Pertamina, terlalu kecil jangkauannya, Ahok cocoknya jadi Presiden RI," pungkas Teddy GusnaidI.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait