alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pembangunan MPP di Pontianak Terhambat, Pemkot Cari Suntikan Dana

Husna Rahmayunita Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:52 WIB

Pembangunan MPP di Pontianak Terhambat, Pemkot Cari Suntikan Dana
Ilustrasi - Mal Pelayanan Publik, di Kuningan, Jakarta, Rabu (11/10).

Rencananya mal pelayanan publik rencananya dibangun di lantai tiga Gedung Kapuas Indah.

SuaraKalbar.id - Pembangunan mal pelayanan publik (MPP) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat terhambat.

Kendalanya ada dalam hal pembiayaan. Pemerintah Kota Pontianak kini tengah mencari suntikan dana.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, Jumat (18/6/2021).

"Pemkot Pontianak berupaya mencari solusi untuk merealisasikan pembangunan MPP tersebut," ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: 10 Rumah Hangus, Kebakaran Asrama TNI Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sebelumnya, mal pelayanan publik rencananya dibangun di lantai tiga Gedung Kapuas Indah, Jalan Kapten Marsan, Kelurahan Darat Sekip, Pontianak.

Bahasan menyebut, pihaknya sudah meminta masukan saat digelarnya focus group discussion (FGD) secara virtual dengan melibatkan praktisi guna membahas alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur kota, dalam hal ini MPP.

"Lewat diskusi ini kita ingin masukan dan sharing karena Pontianak punya rencana membangun mal pelayanan publik di lantai tiga Gedung Kapuas Indah,"sambungnya.

Menurutnya, pembangunan MPP tersebut diharapkan bisa membangkitkan kembali perekonomian di lokasi yang menjadi salah satu sentra ekonomi di Pontianak.

Lewat FGD itu pula dirinya berharap saran dan masukan-masukan itu menjadi solusi dalam mewujudkan pembangunan MPP yang sudah direncanakan itu.

Baca Juga: Kebakaran Asrama TNI di Pontianak, Warga Berhamburan Usai Salat Subuh

"Oleh sebab itu, hasil dari FGD ini akan dikaji secara mendalam. Kehadiran MPP ini kita harapkan semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik serta membangkitkan perekonomian di kawasan itu," kata Bahasan.

Bahasan tak menampik terkendalanya pembanguan ini lantaran situasi pandemi.

Pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga kini menjadi dilema bagi seluruh sektor, termasuk pembangunan infrastruktur.

Melewati lebih dari setahun masa pandemi ini, tidak sedikit hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan terutama dari sisi pembiayaan.

"Oleh sebab itu kita berupaya mencari sumber pendanaan pembangunan," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait