Masih Lemas usai Sembuh dari Covid-19? Ini Saran dr Tirta

Apabila merasakan gejala ringan seperti itu, tak perlu panik.

Husna Rahmayunita
Jum'at, 30 Juli 2021 | 07:27 WIB
Masih Lemas usai Sembuh dari Covid-19? Ini Saran dr Tirta
dr Tirta (Instagram)

SuaraKalbar.id - Setelah menjalani isolasi mandiri atau isoman dan dinyatakan sembuh dari Covid-19, sebagian orang merasa masih lemas. Aktivis kesehatan, dr Tirta memberikan saran untuk mengatasi kondisi tersebut.

Dokter Tirta menuturkan kondisi sedemikian rupa tak perlu dikhawatirkan apabila gejala yang dirasakan terbilang ringan seperti batuk kering, lemas, mudah capek, pusing tiba-tiba dan mual.

Menurutnya,kondisi tersebut merupakan proses recovery (pemulihan) setelah antibodi berperang melawan Covid-19 yang telah merusak sel tubuh terutama di bagian paru-paru.

Sementara itu, proses recovery organ paru-paru, kata dokter Tirta, memerlukan cukup waktu.

Baca Juga:Banyak Lansia Isoman Dehidrasi, dr Tirta: Pantau Saturasi Oksigen hingga Denyut Nadi

"Sambil menunggu bangkai-bangkai virus disingkirkan, makanya tubuh kita merasa lemas," ungkapnya lewat utas di Twitter, Kamis (29/7/2021).

"Di beberapa orang, ada yang bahkan sampau menyebabkan d dimer naik drastis. Akibat virus covid ini, makanya kadang mereka mengeluhkan tiba-tiba kaki bengkak, ada yang kesemutan tiba-tiba," sambungnya.

Ilustrasi Isolasi Mandiri (Shutterstock)
Ilustrasi Isolasi Mandiri (Shutterstock)

Apabila merasakan gejala ringan seperti itu, tak perlu panik, karena bisa diobati seiring dengan proses pemulihan.

"Kalau batuk ya kasih obat pereda batuk. Mual dan asam lambung, kasih obat lambung. Kecuali saturasi gak naik-naik pada pasien covid gejala berat, paru-paru yang kena pneumonia biasa memang lama proses pulihnya," papar dr Tirta.

Dokter yang juga dikenal sebagai influencer tersebut menyarankan untuk proses pemulihan pasien bergejala ringan, bisa melakukan tips sebagai berikut.

Baca Juga:Deddy Corbuzier Disebut Sulit Kena Covid-19, Komentar Reza Arap Bikin Riuh

1. Konsumsi protein untuk memenuhi nutrisi tubuh

2. Hindari aktivitas berat terlebih dahulu

3. Konsumsi makanan sehat

4. Olahraga ringan

5. Jauhi tempat kerumunan untuk mencegah penularan virus

Beda halnya, untuk pasien bergela berat, dr Tirta menerangkan pasien tersebut tetap harus dipantau kondisi kesehatannya kurang lebih selama sebulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak