alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Covid-19 di Pontianak Diklaim Menurun, Testing Digencarkan

Husna Rahmayunita Senin, 02 Agustus 2021 | 17:48 WIB

Kasus Covid-19 di Pontianak Diklaim Menurun, Testing Digencarkan
Ilustrasi kasus Covid-19 di Pontianak. (Shutterstock)

Tingkat hunian rumah sakit juga menurun.

SuaraKalbar.id - Kasus Covid-19 di Kota Pontianak, Kalimantan Barat diklaim mengalami penurunan beberapa hari terakhir.

Tren penurunan kasus itu diungkapkan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

Ia mengatakan kasus Covid-19 di Pontianak turun pada 31 Juli 2021 lalu. Begitu juga dengan tingkat hunian rumah sakit di mana Bed Occupancy Rate (BOR) juga menurun.

"Berdasarkan data per 31 Juli 2021, kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 148 orang, dari sebelumnya sempat menembus sebanyak 200 orang per hari," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Senin (2/8/2021).

Baca Juga: Kematian Harian Tinggi Beberapa Pekan Terakhir, Menkes Budi Singgung Perawatan di IGD

Tak hanya itu, angka positivity rate di Kota Pontianak juga mengalami penurunan menjadi 19 persen.

Angka ini diharapkannya terus menurun seiring upaya penanganan pandemi Covid-19 di Kota Pontianak yang tetap menggencarkan testing.

"Kami juga terus melakukan testing PCR terhadap masyarakat Kota Pontianak. Data per Juli 2021, rata-rata jumlah testing PCR antara 500 hingga 1.000 per hari," paparnya.

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Dia menjelaskan untuk ruang isolasi sudah rata-rata pada angka 60 persen. Kemudian untuk ruang ICU masih sekitar 60 hingga 80 persen karena keterbatasan ruang ICU.

Angka itu dinilainya masih belum signifikan sebab idealnya di bawah 40 persen. Dirinya berharap BOR pada rumah sakit yang ada terus menurun dan pasien yang dirawat semakin berkurang.

Baca Juga: Enam Harimau Sumatera di Margasatwa Ragunan Jalani Tes Swab PCR

Menurutnya, rumah sakit di Kota Pontianak tidak hanya merawat pasien yang berasal dari Pontianak saja, namun dari luar Pontianak juga ada.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait