SuaraKalbar.id - Petugas kepolisian mengamankan seorang pria karena kedapatan tak memakai masker.
Pria ditangkap polisi setelah diduga tak memakai masker di luar ruangan saat berolahraga.
Namun, saat diamankan pria tersebut mendadak kejang-kejang dan membuat situasi panik.
Polisi menyangka, itu awalnya hanya lelucon. Namun yang terjadi nyatanya hal serius.
Baca Juga:Pria di Australia Ini Alami Serangan Jantung saat Digerebek Polisi karena Tak Pakai Masker
Cerita pria kejang-kejang saat diamankan polisi menjadi viral di media sosial setelah videonya terumbar.
Pria asal Australia awalnya sedang jalan-jalan bersama Joseph Merlino. Mereka didatangi empat petugas karena dicurigai tak pakai masker.
Merlino merekam momen saat ayahnya diinterogasi polisi hingg kejang-kejang, seperti diberitakan The Sun 4 Agustus 2021 lalu.
Ia mengatakan insiden itu tidak masuk akal dan menuduh pihak berwenang mengintimidasi ayahnya hingga ia tidak dapat bersuara.

"Ini menyakiti saya lebih dari apa pun yang pernah saya alami. Melihat ayah saya ditangkap dan didorong ke tanah oleh empat polisi saat dia mengalami kejang dan serangan jantung," lanjutnya.
Baca Juga:Studi: Pasien Covid-19 Berisiko Alami Serangan Jantung Dalam 2 Minggu
Dalam video tersebut, pria itu terlihat ditahan polisi karena tidak mengenakan masker meskipun ia memilik alasan medis yang memungkinkannya untuk berolahraga tanpa masker.
Dalam video, terlihat ayah Merlino diborgol oleh polisi karena menurut petugas ia tidak mengungkapkan alasan yang jelas.
Pria itu kemudian jatuh, kejang-kejang dan mengalami sesak napas. Ia terlihat ingin mengambil sesuatu dari tasnya.
"Apakah Anda percaya padaku sekarang,?" ujar Merlino kepada para petugas.
Merlino kemudian mengklaim jika polisi tidak mempercayai serangan jantung yang dialami ayahnya dan menganggapnya lelucon.
"Dia tidak melakukan sesuatu yang ilegal, dia tidak membalas dengan kekerasan. Dia bersikap damai dan tidak mencari masalah." ujarnya.
Setelah pria itu kejang-kejang, petugas segera membaringkan pria itu dan segera memanggil ambulans untuk memberikan pertolongan.
Kasus ini lantas diselidiki aparat kepolisian Australia guna mengungkap kebenarannya.