SuaraKalbar.id - Nama Kartika Putri sempat dikaitkan dengan penangkapan dr Richard Lee lantaran keduanya diketahui berseteru. Kartika Putri dituduh andil dalam penangkapan tersebut.
Tak hanya cibiran, bahkan sampai muncul petisi untuk memenjarakan Kartika Putri yang digaungkan di jagat maya sebagai reaksi atas penangkapan Dokter Richard Lee.
Kartika Putri pun mengetahui adanya petisi untuk memenjarakan dirinya. Istri Habib Usman bin Yahya mengaku tak takut adanya reaksi menyudutkan tersebut.
Ia justru memberikan pesan penohok kepada haters yang melayangkan serangan lewat petisi itu. Hal itu diungkapnnya saat menjadi binta tamu kanal YouTube Melaney Ricardo.
Baca Juga:Muncul Petisi Penjarakan Dirinya, Kartika Putri Akui Tak Takut
"Jadi manusia itu harus beriman, berilmu, dan beradab, tapi adab itu nomor satu. Nah untuk menghadapi itu semua, kalau mereka beradab, nggak mungkin memenjarakan orang tanpa alasan yang kuat. Kalau mereka orang beriman, pasti mereka cari tahu kebenaran sebenar-benarnya," ucap Karput seperti dikutip dari Matamata.com.
![Aktris Kartika Putri ditemani sang suami, Habib Usman bin Yahya usai menjalani mediasi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/14/51427-kartika-putri-dan-suaminya-usman-bin-yahya-suaracomalfian-winanto.jpg)
Karput, sapaan akrabnya, menilai kalau Indonesia adalah negara hukum. Bahwa tak bisa memenjarakan orang hanya dengan petisi ditegaskan olehnya.
"Ketiga kalau mereka berilmu, pakai logika. Tidak bisa memenjarakan orang dengan petisi, negara ini negara hukum, penjarainnya dengan ketuk palu," imbuhnya.
Ia mengaku tak takut dipenjara apabila memang ia bersalah. Ia bahkan siap dipenjara jika terbukti bersalah.
"Enggak (takut), kalau aku bersalah, aku siap dihukum. Kalau aku memang bersalah, aku harus menjalani hukuman, itu buat kita jera, di kemudian hari nggak ngelakuin itu, kenapa enggak? Berarti kalau memang aku bersalah, aku dipenjara, aku akan lebih baik," kata Karput.
Baca Juga:Cancel Culture, Tren Toxic di Media Sosial, Apa Dampaknya?
Wanita 30 tahun itu percaya Sang Pencipta akan mengungkapkan kebenaran dibalik perseteruannya dengan dokter Richard Lee.
- 1
- 2