alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabar Baik, Makin Banyak Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kalbar yang Kosong

Husna Rahmayunita Rabu, 25 Agustus 2021 | 10:37 WIB

Kabar Baik, Makin Banyak Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kalbar yang Kosong
Ilustrasi- tempat tidur pasien Covid-19 kosong. (Dok: Istimewa)

Tempat tidur di Kalbar yang kosong termasuk ICU dan ruang isolasi.

SuaraKalbar.id - Kabar baik datang bagi warga Kalimantan Barat terkait perkembangan kasus Covid-19. Dilaporkan, tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit mayoritas kosong.

Hanya 27,59 persen tempat tidur rumah sakit yang terisi. Diduga ini disebabkan oleh tingginya angka kesembuhan.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menuturkan, jumlah ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 di Kalbar sebanyak 1.725 hingga Senin (23/8/2021).

Itu termasuk ruang ICU rumah sakit dan ruang isolasi di seluruh wilayah Kalbar.

Baca Juga: Peserta Membludak, Warga Madura Antusias Ikut Vaksinasi Massal di Kalbar

"Artinya masih ada 1.249 tempat tidur yang kosong dan kita harap ke depan tidak banyak yang terpakai," kata Harisson di Pontianak, Selasa.

Dia merinci, untuk jumlah ranjang di ruang ICU yang ada di rumah sakit di seluruh Kalbar sampai dengan tanggal 23 Agustus kemarin sebanyak 110 dan yang terpakai sebanyak 64 atau terpakai 58,18 persen.

Sedangkan untuk ranjang yang ada di ruang isolasi tersedia sebanyak 1.615 dan yang terpakai sebanyak 412 atau 25,51 persen.

Jika dilihat dari ketersediaan ruang tempat tidur bagi pasien Covid-19, di pastikan saat ini Kalbar berada di zona kuning Covid-19.

Harisson berharap, Kalbar segera berada di zona hijau dan terbebas dari pandemi.

Baca Juga: Hal yang Harus Dilakukan Saat Alami Sesak Nafas Tapi Saturasi Oksigen Normal

Berdasarkan hasil New All Record (NAR) pada tanggal 23 Agustus 2021, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kalbar sebanyak 34.063 dan kasus konfirmasi sembuh sebanyak 31.259. Sedangkan kasus konfirmasi meninggal sebanyak 903 orang.

Untuk menekan angka kasus Covid-19 di provinsi itu, Harisson meminta kepada pemerintah daerah untuk terus menggencarkan penerapan prokes dan memaksimalkan vaksinasi. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait