- Awal Ramadan 2026 ditetapkan Kamis, 19 Februari 2026, berdasarkan sidang isbat Kementerian Agama RI.
- Jadwal buka puasa Ramadan 2026 di Pontianak dimulai pukul 18.03 pada hari pertama puasa.
- Terdapat tiga riwayat doa buka puasa yang dianjurkan dibaca tepat saat waktu Maghrib tiba.
SuaraKalbar.id - Simak jadwal buka puasa di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Ramadan 2026. Pastikan kamu mengetahui jadwal azan Maghrib untuk Pontianak agar ibadah puasa berjalan lancar dan tepat waktu.
Pemerintah diketahui telah menetapkan awal puasa Ramadan 2026 atau 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada, Kamis, 19 Februari 2026.
Keputusan ini diambil melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Selasa, 17 Februari 2026.
Penetapan ini menjadi pedoman resmi bagi umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa Ramadan secara serentak.
Jadwal Buka Puasa Ramadan 2026 di Pontianak
Bagi masyarakat di Pontianak, mengetahui jadwal buka puasa Ramadan 2026 sangat penting agar dapat menjalankan ibadah dengan tepat waktu. Berikut jadwal buka puasa untuk hari pertama Ramadan (19 Februari 2026):
1 Ramadan 1447 H (19 Februari 2026): 18.03
2 Ramadan 1447 H (20 Februari 2026): 18.03
3 Ramadan 1447 H (21 Februari 2026): 18.03
4 Ramadan 1447 H (22 Februari 2026): 18.03
5 Ramadan 1447 H (23 Februari 2026): 18.02
6 Ramadan 1447 H (24 Februari 2026): 18.02
7 Ramadan 1447 H (25 Februari 2026): 18.02
8 Ramadan 1447 H (26 Februari 2026): 18.02
9 Ramadan 1447 H (27 Februari 2026): 18.02
10 Ramadan 1447 H (28 Februari 2026): 18.02
11 Ramadan 1447 H (1 Maret 2026): 18.01
12 Ramadan 1447 H (2 Maret 2026): 18.01
13 Ramadan 1447 H (3 Maret 2026): 18.01
14 Ramadan 1447 H (4 Maret 2026): 18.01
15 Ramadan 1447 H (5 Maret 2026): 18.01
16 Ramadan 1447 H (6 Maret 2026): 18.00
17 Ramadan 1447 H (7 Maret 2026): 18.00
18 Ramadan 1447 H (8 Maret 2026): 18.00
19 Ramadan 1447 H (9 Maret 2026): 18.00
20 Ramadan 1447 (10 Maret 2026): 17.59
21 Ramadan 1447 H (11 Maret 2026): 17.59
22 Ramadan 1447 H (12 Maret 2026): 17.59
23 Ramadan 1447 H (13 Maret 2026): 17.59
24 Ramadan 1447 H (14 Maret 2026): 17.58
25 Ramadan 1447 H (15 Maret 2026): 17.58
26 Ramadan 1447 H (16 Maret 2026): 17.58
27 Ramadan 1447 H (17 Maret 2026): 17.57
28 Ramadan 1447 H (18 Maret 2026): 17.57
29 Ramadan 1447 H (19 Maret 22026): 17.57
30 Ramadan 1447 H (20 Maret 2026): 17.57
Doa Buka Puasa Ramadan
Ada beberapa bacaan doa berbuka puasa yang diriwayatkan dalam hadits dan sering diamalkan oleh umat Islam.
Doa Buka Puasa 1 (Diriwayatkan Abu Dawud)
Arab:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin:
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.
Artinya:
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.”
Doa ini termasuk yang paling kuat riwayatnya dan dinilai hasan. Isinya menggambarkan kondisi setelah seharian berpuasa: rasa haus hilang dan pahala telah ditetapkan oleh Allah.
Doa Buka Puasa 2
Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Latin:
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Riwayat ini memiliki sanad mursal, tetapi maknanya baik dan mengandung pengakuan tauhid. Banyak ulama membolehkan doa ini dibaca sebagai doa mutlak.
Doa Buka Puasa 3
Arab:
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin:
Allahumma laka shumtu wabika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimiin.
Artinya:
“Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih.”
Doa ini sangat populer dan sering dibaca di Indonesia. Meski tambahan kalimatnya tidak sekuat riwayat pertama, maknanya tetap baik dan boleh diamalkan.
Kapan Waktu yang Tepat Membaca Doa Buka Puasa?
Waktu terbaik membaca doa buka puasa adalah ketika sudah masuk waktu Maghrib, tepat sebelum atau saat pertama kali menyentuh makanan dan minuman untuk berbuka.
Begitu azan Maghrib berkumandang dan diyakini waktunya telah tiba, kita dianjurkan untuk segera berbuka. Rasulullah SAW menganjurkan menyegerakan berbuka dan tidak menunda-nundanya. Pada momen inilah doa sangat mustajab.
Sunnah Sebelum dan Setelah Berbuka Puasa
Agar ibadah puasa semakin sempurna, ada beberapa sunnah yang dianjurkan sebelum dan setelah berbuka. Beberapa sunnah sebelum dan saat berbuka yaitu:
- Menyegerakan berbuka ketika waktu Maghrib tiba
- Berbuka dengan kurma (ruthab atau tamr). Jika tidak ada, cukup dengan seteguk air putih
- Membaca basmalah sebelum makan atau minum
- Membaca doa buka puasa Ramadan shahih
- Tidak berlebihan dalam makan, agar tubuh tetap ringan dan ibadah malam lebih khusyuk
Sementara itu, setelah membatalkan puasa dengan makanan ringan, disunnahkan untuk segera menunaikan shalat Maghrib terlebih dahulu sebelum makan berat. Hal ini agar shalat lebih fokus dan tidak tergesa-gesa.
Setelah selesai makan, dianjurkan membaca doa setelah makan sebagai bentuk rasa syukur. Jika berbuka di rumah orang lain atau mendapat hidangan dari seseorang, kita juga disunnahkan untuk mendoakan orang yang memberi makan.
Demikianlah penjelasan lengkap terkait doa buka puasa Ramadan shahih, waktu yang tepat untuk membacanya, serta sunnah sebelum dan sesudah buka puasa. Semoga bermanfaat.