"Dari 10 titik ruang publik tersebut, ada beberapa di antaranya sudah bisa direalisasikan," katanya.
Menurut dia, ruang terbuka publik ini diharapkan akan memperkaya ruang publik yang bisa dinikmati masyarakat Kota Pontianak.
"Baik sebagai wadah rekreasi keluarga, berolahraga, maupun bersosialisasi," katanya.
Pemkot Pontianak dan warganya memperingati HUT ke-250 tahun pada 23 Oktober 2021. Kota yang dialiri sungai Kapuas dan terpanjang di Indonesia ini didirikan masa kesultanan Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie pada tahun 1771.
Baca Juga:Kasus Pinjol Ilegal di Pontianak, Polda Kalbar Tetapkan Dua Tersangka
Peringatan HUT Pontianak diisi dengan rangkaian kegiatan khas Melayu Pontianak. Di antaranya festival saprahan (makan bersama dengan duduk di lantai) dan menggunakan baju kurung dan teluk belanga bagi semua kalangan, mulai dari pelajar dan guru, PNS, hingga karyawan swasta.
Namun karena masih suasana pandemi COVID-19, peringatan HUT ke-250 Pontianak diselenggarakan secara sederhana dan menerapkan protokol kesehatan seperti pada tahun 2020. [Antara]