alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Biaya Tes PCR Jadi Rp 300 Ribu, Warga Pontianak Bandingkan dengan Kebijakan 6 Bulan Lalu

Chandra Iswinarno Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Biaya Tes PCR Jadi Rp 300 Ribu, Warga Pontianak Bandingkan dengan Kebijakan 6 Bulan Lalu
Petugas sedang mengambil sample swab Tes PCR di salah satu layanan Drive Thru Swab Covid-19 Kota Pontianak. [Suara.com/Ocsya Ade CP]

Pemerintah sudah menetapkan tarif standar untuk tes swab PCR. Meski dianggap lebih murah dari sebelumnya, tapi aturan yang dibuat masih dianggap membebani warga.

SuaraKalbar.id - Pemerintah sudah menetapkan tarif standar untuk tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR). Meski dianggap lebih murah dari sebelumnya, tapi aturan yang dibuat masih dianggap membebani masyarakat.

Salah satu respon positif disampaikan seorang guru di Kota Pontianak, Rosmiati. Dia mengaku senang dengan penerapan tarif standar untuk tes swab PCR. Meski harga PCR turun, dia mengakui, jika aturan yang dibuat sama saja membebani masyarakat.

"Senang, iya. Tapi juga keberatan. Kita kan mau berobat, bukan liburan. Sekarang memang murah, tapi ini berlaku untuk keluar masuk Pontianak," katanya saat ditemui Suara.com di salah satu klinik pemeriksaan swab di Pontianak, Kamis (28/10/2021).

Rosmiati adalah seorang warga yang mengidap kanker. Ia mengaku sering menjalani tes swab PCR. Karena ia memang rutin terbang ke Jakarta untuk konsultasi penyakitnya. Dulunya, ia hanya wajib tes PCR jika kembali ke Pontianak dari Jakarta menggunakan pesawat terbang.

Baca Juga: Jokowi Minta Harga Tes PCR Turun, Wagub DKI: Sangat Membantu Penurunan Covid-19

"Saya kan mau berobat ke Jakarta. Karena syarat penerbangan harus wajib swab PCR negatif, ya saya swab PCR dulu. Makanya saya cek ke klinik ini. Dulu, masuk Pontianak saja yang wajib PCR. Kalau keluar Pontianak, tidak wajib PCR. Nah, baru-baru ini saja keluar pun harus pakai PCR sebagai syarat," jelasnya.

Ia mengakui senang dengan aturan baru. Aturan yang membuat biaya PCR jadi lebih murah. Sebelumnya sekali PCR itu Rp 900 ribu. Namun saat ini tidak boleh lebih dari Rp 300 ribu.

"Saya lebih seneng lagi saat sebelumnya. Enam bulan lalu. Karena tidak wajib PCR kalau ke Jakarta. Nah, sekarang kemana saja wajib PCR. Jadi, apa boleh buat, namanya juga peraturan, ikut saja. Yang penting bisa berangkat," tuturnya.

Ia berharap aturan dari pemerintah terkait syarat-syarat penerbangan tidak menjadi hambatan bagi masyarakat. Syarat wajib untuk terbang bisa saja hanya dengan kartu atau penanda sudah menjalani vaksinasi.

Dede Iskandar, warga Pontianak lainnya mengaku sangat setuju dengan aturan pemberlakuan wajib PCR di semua penerbangan.

Baca Juga: Wacana Wajib PCR: Tarif Tes Covid Bisa Lebih Mahal dari Tiket Angkutan Umum

"Menurut saya, ini adil. Ketika pemerintah mewajibkan PCR saat mau terbang kemana pun, pemerintah juga menetapkan tarif standar PCR," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait