SuaraKalbar.id - Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, pada Tahun Baru Imlek 2573 ini merupakan tahun Macan yang melambangkan pribadi yang mandiri, perkasa, waspada, tegas, dan pantang mundur.
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Daniel Johan menerangkan, pada saat yang sama macan juga memiliki ketulusan dan pesona yang mampu mendorong solidaritas di sekelilingnya.
"Semangat solidaritas inilah yang dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia saat ini untuk saling memperkuat, khususnya dalam melewati masa-masa sulit selama pandemi COVID-19," kata dia, mengutip Antara, Senin (31/1/2022).
Oleh sebab itu, dirinya mengajak bersama-sama menyatukan hati, memperkuat solidaritas, agar Imlek menjadi kekuatan untuk sesama.
"Agar kita bisa membangun ekonomi dan industri yang kuat. Dengan kemandirian dan gotong royong, kita bangun Indonesia bukan hanya menjadi Macan Asia tetapi juga Macan Dunia, dan Indonesia jangan pernah menjadi 'Macan Ompong'," kata Daniel.
Ia menambahkan, saat ini Tiongkok telah bangkit menjadi kekuatan baru dunia, maka kemandirian dan kekuatan tersebut harus menjadi pelajaran penting untuk Bangsa Indonesia.
"Nilai-nilai kemandirian, kerja keras, pantang mundur, dan nasionalisme cinta tanah air itulah yang bisa disumbangkan warga pribumi Tionghoa untuk Indonesia," kata dia.
DJ, sapaan akrabnya yakin, kualitas warga Indonesia Tionghoa tidak kalah dan sama dengan kualitas warga Tiongkok Daratan.
"Sama seperti Negeri China, maka Indonesia dengan modal kekuatan sumber daya dan kebhinekaannya juga bisa tampil menjadi kekuatan baru dunia," tegasnya.
Baca Juga:Pengguna KRL Turun di Libur Tahun Baru Imlek
Ia mengingatkan bahwa bersama PKB dan Gus Dur, Indonesia telah berhasil mengakhiri masa-masa diskriminasi.
- 1
- 2