SuaraKalbar.id - Meski telah melewati posisi aman vaksinasi dosis pertama, yakni 91,65 persen, Satgas Covid-19 Kecamatan Mempawah Timur tidak menurunkan tensi dalam bekerja. Justru, pemberian kekebalan komunal terus melaju kencang.
Setiap hari, digelar kegiatan vaksinasi di berbagai titik dan melibatkan pondok pesantren. Pada Senin (14/2/2022) ini saja, ada empat titik vaksinasi yakni di Puskesmas Rawat Jalan Antibar, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Desa Sejegi, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Bustanul Ulum Desa Parit Banjar dan Puskesmas Rawat Jalan Sungai Bakau Kecil.
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Waryo, mengatakan, kegiatan vaksinasi yang masih on the track ini merupakan wujud soliditas seluruh elemen masyarakat.
“Tidak saja Satgas Covid-19, TNI/POLRI, maupun Tim Nakes yang bekerja di lapangan, tapi hasil yang dicapai ini berkat dukungan yang besar dari pemerintah desa, pondok pesantren, kelurahan, RT/RW, kepala dusun hingga para tokoh masyarakat dan tokoh agama,” katanya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Senin (14/2/2022).
Melihat dari data cakupan vaksinasi per kecamatan pada 13 Februari 2022, Kecamatan Mempawah Timur sudah hampir menyalip Sadaniang.
“Mempawah Timur masih di posisi kedua dengan capaian 91,65 persen dosis pertama, 55,39 persen dosis kedua, dengan vaksinasi rata-rata 73,52 persen dari target 24.203 jiwa,” paparnya.
Sementara untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun, jajaran Satgas Covid-19 Mempawah Timur turut bekerja keras meningkatkan angka partisipasi dengan berbagai inovasi.
“Dan terakhir, Puskesmas Rawat Jalan Antibar sukses menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun dengan program inovasi ramah anak,” tegasnya.
Ia berharap, dalam minggu ini, angka vaksinasi di Mempawah Timur bisa mencapai 95 persen. Untuk dosis pertama.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk Tim Nakes Puskesmas Rawat Jalan Antibar dan Puskemas Rawat Jalan Sungai Bakau Kecil,” tutupnya.