Jemaah Haji Asal Kota Pontianak Tak Bisa Kembali ke Tanah Air, Kok Bisa?

Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak Mirad menjelaskan jika waktu itu yang bersangkutan sudah siap mau pulang.

Denada S Putri
Minggu, 07 Agustus 2022 | 20:21 WIB
Jemaah Haji Asal Kota Pontianak Tak Bisa Kembali ke Tanah Air, Kok Bisa?
Ilustrasi jemaah haji (Unsplash/ibrahim uz)

SuaraKalbar.id - Satu jemaah haji asal Kota Pontianak tak bisa kembali ke tanah air. Alasannya, lantaran menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Arab Saudi.

Semestinya, jemaah haji ini tiba di tanah air pada Jumat (29/7/2022) melalui Embarkasi Batam, lalu Sabtu (30/7/2022) sudah tiba di Pontianak. Namun, jemaah tersebut tidak bisa kembali ke tanah air.

Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak Mi’rad menjelaskan jika waktu itu yang bersangkutan sudah siap mau pulang. Bahkan kopernya sudah di packing dan di bawa ke cargo.

“Dua hari jelang kepulangan,ternyata jamaah haji ini jatuh sakit, sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak Mi’rad, dilansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Minggu (7/8/2022).

Baca Juga:Curhat Petugas Bandara: Antara Rindu Keluarga dan Tugas Mulia Layani Jemaah

Ia menyebut, jemaah haji ini tergabung dalam kloter 4. Katanya, sampai sekarang jemaah tersebut masih dalam pemantauan, dengan ditemani petugas haji.

”Hingga kini kondisi jemaah tersebut masih dipantau oleh petugas haji guna memantau kesehatannya,” katanya.

Ia menambahkan selama proses ibadah, jemaah haji ini dalam kondisi sehat, semua rangkaian ibadah haji telah dijalani. Mi’rad berharap kondisi jemaah haji tersebut terus membaik dan bisa segera pulang ke tanah air untuk berkumpul bersama keluarga.

“Kami berharap semoga salah satu Jemaah ini segera pulih dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat,” jelasnya.

Baca Juga:Seorang Jemaah Haji Asal Bangka Belitung Meninggal Dunia di Madinah

News

Terkini

Bukan niat melawan aparat, tapi masyarakat butuh makan, jika melarang tanpa solusi itu namanya membunuh secara perlahan

News | 11:22 WIB

Sebanyak 15 orang tewas dan 24 orang terluka dalam insiden penembakan di sebuah sekolah di Kota Izhevsk, Rusia, pada Senin (26/9/2022).

News | 10:44 WIB

Peserta memperlihatkan dirinya memegang sebuah amplop berisi hadiah serta papan simbolis pemenang yang mencantumkan nominal pemenang sebesar Rp 200 ribu rupiah.

News | 09:46 WIB

Dimana reklame-reklame tersebut terdapat tunggakan pajak dan hingga kini belum ada penyelesaian oleh pihak pemilik reklame

News | 09:00 WIB

Ini kan kami memanggil tersangka, bukan kami yang dipanggil disuruh ke sana

News | 08:00 WIB

NGERI !! DETIK DETIK SALMET MAARIF MELAKUKAN PERCOBAAN PEMBUNUHAN TERHADAP PRESIDEN DI ISTANA!!

News | 07:00 WIB

Gempar ! Sambuo divonis bebas? Ada apa dengan polri?

News | 06:30 WIB

Lebih bagus lagi kalau PKB-PDIP koalisi saja untuk nanti 2024, pasangan mbak Puan-Cak Imin, kombinasi yang pas untuk Indonesia

News | 06:00 WIB

dari awal naiknya harga BBM hingga sekarang polisi kubu raya masih melakukan patroli, SPBU ini tiap malam pak polisi singgah untuk menanyakan stok BBM

News | 21:22 WIB

Pemeriksaan itu sudah dilakukan sejak Senin lalu. Ikuti saja

News | 21:14 WIB

Ada tiga terduga pelaku yang terlibat dalam pembobolan mesin ATM ini yakni AS (31), R (48) dan seorang tersangka lainnya berinisial IH (27) yang masih dalam pencarian (DPO)

News | 21:07 WIB

Kritikan banyak, okeh (banyak) banget, terkait Bapak (Presiden Joko Widodo) ada, saya sendiri ada, yang lain-lain ada. Otak kosong, dungu, dan lain-lain, dibahas semua

News | 20:53 WIB

Dengan ini menuntut agar Majelis Hakim yang mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman kepada terdakwa AKBP Dalizon dengan hukuman pidana penjara 4 tahun

News | 20:35 WIB

Foto ini semakin menegaskan, seberapa berjaraknya mereka dengan rakyat. Pura-pura merakyat aja gagal total

News | 19:00 WIB

Komisi Yudisial mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi bekerja untuk melakukan proses penegakan hukum setuntas-tuntasnya terhadap perkara ini

News | 18:21 WIB
Tampilkan lebih banyak