Puan Maharani Minta Polri Profesional Selesaikan Kasus Brigadir J: Ini Menyangkut Hilangnya Nyawa Seseorang

Ini menyangkut hilangnya nyawa seseorang, Polri harus bekerja profesional untuk menyelesaikan kasus ini, sekaligus menyelesaikan isu-isu liar yang sekarang beredar luas

Bella
Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:01 WIB
Puan Maharani Minta Polri Profesional Selesaikan Kasus Brigadir J: Ini Menyangkut Hilangnya Nyawa Seseorang
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

SuaraKalbar.id - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Polri profesional dalam menangani kasus penembakan yang menyebabkan tewasnya Brigadir J.

“Ini menyangkut hilangnya nyawa seseorang, Polri harus bekerja profesional untuk menyelesaikan kasus ini, sekaligus menyelesaikan isu-isu liar yang sekarang beredar luas di masyarakat,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Selain itu, dirinya juga mendesak Polri segera menuntaskan kasus tersebut secara transparan.

Puan meminta agar jangan ada pihak yang mencoba-coba mengaburkan atau bahkan menutup-nutupi kasus yang sudah menjadi perhatian publik tersebut.

Baca Juga:Pernyataannya Dianggap Bela Irjen Ferdy Sambo Dalam Kasus Brigadir J, Ketua MPR RI Bamsoet Dilaporkan ke MKD

Dia mengingatkan ada banyak yang akan dipertaruhkan Polri apabila penyelesaian kasus kematian Brigadir J tidak dilakukan secara profesional.

Menurut dia, masyarakat telah mengawasi bagaimana Polri menuntaskan kasus tersebut sehingga akan menjadi preseden buruk apabila persoalan itu tidak diselesaikan dengan sebagaimana mestinya.

“Kalau kasus itu tidak diselesaikan sebagaimana mestinya, maka akan berdampak munculnya ketidakpercayaan masyarakat kepada Polri,” katanya.

Puan menyatakan DPR RI akan terus memantau perkembangan pengusutan kasus tersebut. Puan menegaskan penyelesaian kasus ini harus dilakukan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku.

Menurutnya, dengan tuntasnya kasus tersebut, maka Polri dapat kembali fokus kepada tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus pelayanan masyarakat. (Antara)

Baca Juga:Geledah Rumah Pribadi Ferdy Sambo, Aparat Brimob dan Propam Ternyata Cari Barang Bukti

News

Terkini

Saudara Muhammad Rizky ini melakukan kekerasan fisik, di mana terlapor berusaha mendorong dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai

News | 17:18 WIB

Penyidik sudah menemukan alat bukti yang cukup sehingga kita tindaklanjuti dengan penetapan tersangka.

News | 15:53 WIB

Anjir kalo begini ceritanya dipikir-pikir masih mending diselingkuhin tapi ceweknya sekelas Luna Maya misalnya, daripada malah saingan sama boti-boti naj*s

News | 15:05 WIB

Masyarakat juga untuk waspada dengan melakukan langkah-langkah mengamankan data pribadinya

News | 14:08 WIB

Malaysia memanfaatkan kelemahan kondisi fisik kami. Ini menjadi pelajaran yang maha berharga bagi tim

News | 12:56 WIB

Jika ada orang-orang yang menghambat, baik dari tokoh Nasionalis, tokoh agama, atau Mahasiswa, atau elemen lain habisi mereka

News | 12:43 WIB

pemotor yang menabrak kakek tersebut merupakan anak di bawah umur yang belum memiliki surat izin mengendarai (SIM).

News | 12:32 WIB

TERBARU.!! KPK TEMUKAN 50 MILIAR DIRUMAH HASTO. TAK BISA MENGELAK LAGI KESAYANGAN PDI-P TERANCAM BUI

News | 10:56 WIB

Ngaku Miliki Banyak Profesi mulai dari Pengamen, Ketum LSM hingga Lawyer, Firdaus Oiwobo Jadi Bahan Ejekan Netizen

Lifestyle | 09:52 WIB

Aku takut kalo Billar itu gak setia. Kalo dari mukanya mereka cocok, tapi kalo secara hati, aku tuh masih ragu-ragu sama Billar

Lifestyle | 09:09 WIB

Dalam koordinasi itu, kami telah bersepakat nanti mulai tanggal 1 Oktober 2022, akan ada lalulintas bus angkutan penumpang setiap harinya,

News | 08:49 WIB

Dalam hati ini saya menangis melihat masyarakat yang ditinggal pemimpinnya tanpa bertanggung jawab. Sedih hati kita ini. Dan bikin malu menurut saya

News | 08:00 WIB

Kontak tembak itu terjadi antara Satgas Madago Raya dengan satu DPO MIT Poso di KM 13 Desa Kilo, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (29/9), sekitar pukul 18.30 Wita

News | 21:38 WIB

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dalam aksi penjualan anak ini adalah seorang gadis berinisial CA (15) yang masih berstatus palajar

News | 21:28 WIB

Dari hasil pengembangan itu kami amankan seorang perempuan insiail JO

News | 21:09 WIB
Tampilkan lebih banyak