Paman Bunuh Keponakan saat Belajar di Ruang Kelas Sekolah, Motif Dendam?

Dari hasil interogasi, motif pembunuhan tersebut diduga dilatarbelakangi dendam

Bella
Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:33 WIB
Paman Bunuh Keponakan saat Belajar di Ruang Kelas Sekolah, Motif Dendam?
Ruang kelas tempat siswa SD di Deli Serdang Dibunuh. [digtara.com]

SuaraKalbar.id - Aksi pembunuhan yang dilakukan seorang paman kepada keponakannya pada hari Selasa (9/8) di salah satu sekolah dasar, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara menggegerkan publik.

Pembunuhan yang dilakukan saat korban bersama teman-temannya sedang belajar di ruang kelas itu menyisakan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait motif sang paman hingga dengan keji menghunuskan pisau ke keponakannya yang masih berusia 10 tahun.

Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha mengungkapkan, motif pelaku Rahmat (32) melakukan pembunuhan terhadap SR (10) saat belajar di ruang kelas diduga dilatarbelakangi dendam.

"Dari hasil interogasi, motif pembunuhan tersebut diduga dilatarbelakangi dendam," katanya di Mapolsek Sunggal, Sabtu.

Sayangnya, Yudha tidak merinci mengenai pemicu timbulnya rasa dendam pelaku terhadap korban karena pihaknya hingga saat ini masih mendalami kasus tersebut.

"Pelaku memang ingin meluapkan emosinya. Ini masih akan didalami lagi," katanya.

Melansir Antara, aksi pembunuhan itu bermula saat korban bersama teman-temannya sedang belajar di ruang kelas.

Tiba-tiba, pintu ruang kelas yang tertutup didobrak pelaku. Berhasil memasuki kelas, pelaku langsung menikam perut korban dengan pisau. Usai menikam korban, pelaku melarikan diri.

Siswa lainnya yang melihat kejadian tersebut langsung berteriak, kemudian sejumlah guru mendatangi ruangan tersebut.

Pihak sekolah sempat membawa korban ke rumah sakit, Namun, nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Baca Juga:Tragis! Siswa SD Dibunuh Saat Sedang Belajar Dalam Kelas

News

Terkini

Tim kita memang kurang untuk latihan pertahanan, memang ada beberapa kali kesalahan, dan itu akan lebih fokus memperbaikinya

News | 14:32 WIB

Saya pikir, tadi itu pidato yang luar biasa Ridwan Kamil dan KH Aceng (Ketum PP Persis). Ridwan Kamil harus diperhitungkan juga nih,

News | 12:51 WIB

Kalo ada keluhan, cobalah ditanggapi dengan bijak. Bukan seperti ini caranya

News | 11:26 WIB

Bahkan guru-guru sempat ada yang menangis mendengar pengakuan murid-murid itu dan tidak terima atas kelakuan oknum guru berinisial AS tersebut

News | 09:50 WIB

Mba @NajwaShihab ini kelemahannya dia gak mau mendengar, sudah beberapa tahun yang lalu kita nasehatin untuk merubah cara dia menjadi pembawa acara

News | 09:10 WIB

Pada saat kejadian, ABK kapal berupaya mengeluarkan air yang masuk ke dalam kapal.

News | 09:00 WIB

Setiap warga negara Indonesia, baik itu dari Jawa maupun non-Jawa, memiliki hak yang sama untuk bisa menjadi capres

News | 08:00 WIB

Disampaikan olehnya, program pembangunan gedung sekolah dari Kementerian PUPR itu sangat membantu pemerintah daerah.

News | 08:00 WIB

Saya merasa bersalah sekali begitu mendengar tadi. Terus terang, saya merasa sangat bersalah. Saya akan berusaha dengan waktu yang saya punya

News | 07:05 WIB

Ia menjelaskan, kasus ini terungkap saat Tim Mabes Polri pada 7 September 2022 kemarin menemukan sebuah truk dengan nomor polisi (Nopol) S 8932 NC.

News | 07:00 WIB

Meski sempat tertinggal, Indonesia akhirnya berhasil memenangi laga persahabatan itu dengan skor 3-2 .

News | 06:30 WIB

1.800 personel itu siap digerakkan bila terjadi gangguan kamtibmas terutama di Jayapura yang merupakan ibu kota provinsi

News | 06:05 WIB

Kami tidak memperkenankan adanya prostitusi di Jakarta, dimana saja, apalagi terkait anak-anak harus kami jaga

News | 21:44 WIB

Oknum S ini sebagai pemilik lokasi gudang penampungan solar yang kebakaran yang patut diduga beroperasi secara ilegal,

News | 21:27 WIB

Berdasarkan hasil pantauan yang kita lakukan sejak Sabtu pagi hingga siang hari, sejauh ini belum ditemukan kerusakan bangunan milik masyarakat atau sarana publik

News | 21:16 WIB
Tampilkan lebih banyak